Kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Istimewa.
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Ini Daftar RS yang Menampung Korban
Putri Purnama Sari • 28 April 2026 09:12
Jakarta: Kecelakaan tragis terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, yang melibatkan KRL Commuter Line dan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek. Insiden ini menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan harus segera mendapatkan perawatan medis.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa akibat kejadian ini sebanyak 81 orang mengalami luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit. Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut bertambah menjadi tujuh orang.
“Meninggal dunia itu 7 orang, luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang, dan yang ada masih terperangkap itu ada sekitar 3 orang yang terperangkap di dalam kereta,” kata Bobby dalam keterangannya, Selasa, 28 April 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa evakuasi korban menjadi prioritas utama petugas di lokasi kejadian.
“Prioritas utama evakuasi korban. Korban dibawa ke RSUD Bekasi,” ujar Budi.
- RSUD Kota Bekasi
- Primaya Hospital Bekasi Timur
- Mitra Plumbon Cibitung
- RSU Bella Bekasi.
Pihak berwenang juga tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek tersebut.