Penyebab Kebakaran Kampus Binus Diselidiki Polisi

Ilustrasi kebakaran. Foto: dok. Medcom.

Penyebab Kebakaran Kampus Binus Diselidiki Polisi

Devi Harahap • 22 May 2026 12:47

Jakarta: Kebakaran yang terjadi di auditorium Kampus Anggrek Binus University di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat pagi berhasil dipadamkan. Namun, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran.

"Belum (diketahui penyebab kebakaran). Sementara masih diproses dengan pihak kepolisian," ujar Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat Syaiful Kahfi di di Kampus Binus Anggrek, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat, 22 Mei 2026.
 


Syaiful menjelaskan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 05.30 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, Sudin Gulkarmat Jakarta Barat mengerahkan 12 unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 60 personel ke lokasi kejadian.

Menurut dia, titik api berada di ruang auditorium lantai 5 gedung kampus. Saat petugas tiba, kondisi ruangan sudah dipenuhi asap tebal sehingga menyulitkan proses pencarian sumber api.

“Begitu kita sampai kondisi gedung lantai 5 itu memang asapnya udah penuh, udah tebal. Jadi kita harus masuk menggunakan alat breathing apparatus, baru kita lakukan pemadaman dan nyari titik-titik api,” ujarnya.


Suasana pemadaman api di ruang auditorium Binus Kemanggisan, Jakbar. Foto: Dok. Command Center Damkar DKI.

Petugas sempat mengalami kesulitan menemukan titik api karena tertutup asap pekat. Untuk memastikan api tidak menyebar, petugas melakukan pembongkaran plafon hingga ke area lorong gedung.

“Sudah dibuka-bukain semua plafonnya sampai ke lorong, sudah nggak ada titik api yang besar. Mungkin tinggal bara-bara kecil aja,” tuturnya.

Ia memastikan api tidak merembet ke ruangan lain. Berdasarkan pengecekan sementara, kebakaran hanya terjadi di area auditorium lantai 5.

Syaiful juga menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah kebakaran dipicu korsleting listrik atau faktor lain. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gabriella Thesa Widiari)