Wakil Ketua DPR Saan Mustopa meninjau hotel calon jemaah haji. Metro TV/Awad Osmarbey
Cek Hotel Jemaah Haji, Pimpinan DPR Dapat Keluhan soal Asap Rokok hingga Kapasitas Kamar
Awad Osmarbey • 24 May 2026 10:50
Jakarta: Wakil Ketua DPR Saan Mustopa meninjau langsung kondisi hotel calon jemaah haji Indonesia di sektor 9 kawasan Misfalah, Makkah. Dalam kunjungan tersebut, Saan menegaskan pentingnya memastikan jemaah dapat beribadah dengan tenang dan nyaman selama berada di Tanah Suci.
“(Semoga jemaah) melaksanakan ibadah dengan tenang, dengan nyaman, tanpa diganggu dengan urusan-urusan yang sifatnya pelayanan,” ujar Wakil Ketua DPR Saan Mustopa, di Makkah, Arab Saudi, Minggu, 24 Mei 2026.
Kedatangan Saan disambut antusias jemaah di Hotel 905. Saan mengungkapkan keseriusan pemerintah untuk memperbaiki penyelenggaraan ibadah haji 2026. Salah satunya membentuk kementerian khusus haji.
Menurut dia, upaya ini membuahkan hasil, seperti kartu nusuk yang terbit lebih cepat sebelum jemaah berangkat ke Tanah Suci. Sehingga, tidak lagi memicu kepanikan seperti tahun sebelumnya.
“Nah, mudah-mudahan sekali lagi, ini haji 2026 ini menjadi lebih baik dibandingkan dengan pelaksanaan haji sebelum-sebelumnya,” ujar Saan.

Wakil Ketua DPR Saan Mustopa meninjau hotel calon jemaah haji. Metro TV/Awad Osmarbey
Baca Juga:
Pastikan Kesiapan Puncak Haji, Menhaj Tinjau Cek Langsung Penyedia Konsumsi Armuzna |
Saan juga meninjau jemaah yang berada di Hotel 906. Saat berada di lift hotel, Saan mendapat keluhan terkait asap rokok yang sering memicu alarm bahaya kebakaran.
Dalam kesempatan ini, Saan mengingatkan calon jemaah haji Indonesia agar tidak merokok sembarangan. Setiap jemaah diminta untuk saling menjaga.
“Dalam situasi seperti ini, kita harus saling menjaga, saling memahami. Jangan egois. Banyak jemaah lansia dan yang sedang sakit. Kita ingin semua bisa beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujar dia.
Saan juga menampung keluhan lain, seperti minimnya jumlah mesin cuci, kamar yang diisi lebih dari empat orang, hingga koper yang cepat rusak. Merespons keluhan itu, Saan memastikan akan meneruskan keluhan ini kepada Kementerian Haji dan Umrah.