Ilustrasi. Foto: Paramount Land.
Bisnis Kawasan Gading Serpong Tumbuh, Ruang Komersial Terus Bertambah
Ade Hapsari Lestarini • 10 September 2026 21:28
Jakarta: Aktivitas bisnis di kawasan Gading Serpong, Tangerang, terus berkembang seiring bertambahnya area komersial dan ruang usaha. Salah satu pengembangan terbaru hadir melalui Grand Boulevard Aniva yang pada tahap pertama menyediakan 44 unit ruang komersial.
Pengembangan yang dilakukan Paramount Land tersebut menawarkan tiga tipe unit dengan harga mulai Rp3,2 miliar. Tipe Regular terdiri atas 21 unit dengan harga mulai Rp3,2 miliar, tipe Alfresco sebanyak 17 unit mulai Rp3,9 miliar, dan tipe Boutique Shop sebanyak enam unit mulai Rp3,6 miliar.
Direktur Sales & Marketing Paramount Land Ferry John Sihombing mengatakan, pengembangan kawasan komersial diarahkan untuk mendukung aktivitas bisnis yang telah berkembang di Gading Serpong.
"Paramount Gading Serpong kini telah menampilkan wajah kota mandiri yang lengkap, vibrant, dan terintegrasi, dengan beragam commercial hub yang tersebar di setiap sudut kota. Kota ini juga kian dikenal sebagai salah satu pusat kuliner dan gaya hidup paling dinamis di kawasan Jabodetabek," kata Ferry, dalam keterangan tertulis, Kamis, 10 September 2026.
Menurut dia, pengembangan kawasan komersial tidak hanya berkaitan dengan penyediaan ruang usaha, tetapi juga aktivitas ekonomi yang terbentuk dari interaksi pelaku usaha dan pengunjung.
"Calon pelaku usaha tidak hanya membeli ruang untuk berbisnis, tetapi masuk ke dalam ekosistem yang sudah hidup," ujar Ferry.

Akses pasar jadi pertimbangan
Grand Boulevard Aniva berada di kawasan yang terhubung dengan Gading Serpong dan BSD City. Lokasinya didukung dua boulevard utama, yakni ROW 30 dan ROW 28, serta dikelilingi kawasan komersial dan sejumlah klaster residensial yang telah dihuni. Kawasan tersebut memiliki enam jalur masuk dan sistem parkir tanpa gerbang. Infrastruktur tersebut dikembangkan untuk mendukung mobilitas pengunjung sekaligus meningkatkan akses terhadap area usaha.
Dari sisi aktivitas ekonomi, area komersial tersebut juga dilengkapi ruang publik yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti pertemuan komunitas, pasar sementara, pameran, dan pertunjukan. Aniva Grand Atrium memiliki luas 1.200 meter persegi, sedangkan Aniva Green Park dikembangkan sepanjang 550 meter dan menghubungkan kawasan Aniva hingga Amarillo Village. Fasilitas publik tersebut diarahkan untuk meningkatkan pergerakan pengunjung di dalam kawasan sehingga dapat mendukung aktivitas pelaku usaha di area komersial.
Direktur Planning & Design Paramount Land Henry Napitupulu mengatakan tiga tipe unit disiapkan untuk menyesuaikan kebutuhan dan skala usaha. Tipe Regular tersedia dalam pilihan bangunan dua dan tiga lantai dengan sejumlah variasi ukuran. Tipe tersebut dilengkapi koridor depan dan akses layanan di bagian belakang bangunan.
Sementara itu, tipe Alfresco berada di jalan utama dan memiliki teras usaha yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Bangunan tiga lantai tersebut memiliki high ceiling hingga 6,8 meter. Adapun tipe Luminous Boutique Shop menyasar usaha yang membutuhkan eksposur visual tinggi, seperti kedai kopi, kafe, salon, home decor, specialty retail, dan showroom. Untuk pembelian unit, tersedia beberapa pilihan pembayaran, mulai dari tunai hingga skema bertahap dan KPR dengan uang muka mulai lima persen.
Pengembangan ruang komersial tersebut menjadi bagian dari bertambahnya pasokan area usaha di Gading Serpong, sekaligus membuka pilihan ruang bagi pelaku usaha yang ingin menjangkau pasar di kawasan hunian dan komersial yang terus berkembang.