Iran mengklaim AS menyerang kapal komersial di dekat Pulau Qeshm. (Anadolu Agency)
Iran Tuduh AS Serang Kapal Komersial di Dekat Qeshm, 1 Orang Tewas 3 Terluka
Willy Haryono • 13 September 2026 13:00
Teheran: Satu orang tewas dan tiga lainnya terluka setelah sebuah kapal komersial Iran dilaporkan diserang di perairan Teluk dekat Pulau Qeshm, Iran selatan, Minggu, 13 September 2026.
Pejabat setempat menyebut serangan tersebut dilakukan Amerika Serikat (AS), walau sejauh ini belum ada keterangan independen mengenai identitas pelaku maupun kronologi lengkap insiden.
Televisi pemerintah Iran, IRIB, mengutip Gubernur Qeshm Amir Teymouri, melaporkan kapal tersebut terkena serangan sekitar pukul 05.00 waktu setempat atau 01.30 GMT.
Serangan disebut terjadi di wilayah perairan antara Pulau Hengam dan pesisir Shib Deraz di Pulau Qeshm.
Teymouri menyebut insiden tersebut sebagai serangan oleh “musuh teroris AS”. Ia tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai identitas kapal, jenis muatan, maupun kondisi kapal setelah terkena serangan.
Hingga laporan terakhir, belum tersedia keterangan lebih lanjut mengenai bagaimana serangan tersebut terjadi atau jenis senjata yang digunakan.
Kapal Lain Dilaporkan Terkena Munisi
Secara terpisah, UK Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan sebuah kapal yang sedang melintas di Selat Hormuz terkena munisi yang belum teridentifikasi.Menurut UKMTO, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat insiden tersebut.
Kedua insiden tersebut terjadi di kawasan perairan strategis yang menjadi jalur utama pelayaran internasional. Selat Hormuz menghubungkan Teluk dengan Laut Arab dan merupakan salah satu rute terpenting bagi perdagangan energi dunia.
Belum diketahui apakah insiden terhadap kapal dekat Qeshm dan kapal yang terkena munisi di Selat Hormuz merupakan kejadian yang saling berkaitan.
Laporan mengenai serangan tersebut muncul di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Iran dan AS. Kawasan Selat Hormuz sebelumnya menjadi titik penting dalam eskalasi konflik karena pembatasan pelayaran dan operasi militer di sekitar jalur perairan tersebut.
Sejauh ini belum ada pernyataan dari pemerintah AS mengenai tuduhan Iran terkait serangan terhadap kapal komersial di dekat Qeshm.
Baca juga: Iran dan Oman Sepakati Rute Baru Selat Hormuz, Pembukaan Masih Tunggu Sikap AS