Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau Terkendala Gelombang Tinggi

Kapolda Banten, Irjen Hengki di posko pencarian di wilayah Pandeglang.

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau Terkendala Gelombang Tinggi

Hendrik Simorangkir • 9 September 2026 16:26

Tangerang: Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak perairan di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau. Operasi pencarian memasuki hari kedua dengan kondisi cuaca dan perairan menjadi salah satu kendala bagi personel di lapangan.

Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan angin di sekitar lokasi pencarian cukup kencang. Tinggi gelombang di perairan juga mencapai sekitar satu hingga dua meter.

"Tim masih berada di lapangan dan terus kami monitor. Kondisi cuaca, angin cukup kencang dan gelombang sekitar satu sampai dua meter. Kami terus memantau perkembangan pencarian dari posko di Carita," ujar Hengki, Rabu, 9 September 2026.

Operasi pencarian dilakukan secara terpadu dengan membagi wilayah penyisiran menjadi lima titik di sekitar Gunung Anak Krakatau. Sejumlah unsur dilibatkan dalam operasi tersebut, mulai dari Basarnas, TNI AL melalui Lanal, Polda Banten, Polres Pandeglang, hingga unsur terkait lainnya. Personel yang dikerahkan mencapai sekitar 250 orang lewat operasi jalur darat dan laut.

"Untuk hari ini merupakan pencarian hari kedua. Tim gabungan secara terpadu melakukan pencarian di lima titik yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau. Kurang lebih 250 personel dilibatkan, baik yang berada di darat maupun di laut," kata Hengki.
 


Informasi mengenai rombongan media yang mengalami hilang kontak diterima tim pada Selasa, 8 September 2026. Setelah menerima laporan tersebut, unsur gabungan langsung menjalankan operasi pencarian di kawasan yang diduga menjadi jalur perjalanan rombongan.

"Hari pertama pencarian dilaksanakan pada Selasa setelah kami mendapatkan informasi bahwa rombongan tersebut lost contact. Sampai dengan hari kedua ini, seluruh unsur terus bahu-membahu melaksanakan operasi pencarian," jelas Hengki.

Pencarian hingga hari kedua masih dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur dalam operasi gabungan. Perkembangan pencarian dipantau dari posko di Carita.


Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten, Inspektur Jenderal Polisi Hengki saat meninjau Pos SAR Nasional pencarian jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Rabu, 9 September 2026. (ANTARA/Azmi Samsul M)


Di tengah berlangsungnya operasi, Polda Banten juga mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau. Imbauan tersebut ditujukan khususnya kepada warga pesisir dan nelayan.

Hengki meminta masyarakat mengikuti ketentuan keselamatan serta menjaga jarak dari kawasan Gunung Anak Krakatau yang masih mengalami erupsi.

"Masyarakat di wilayah pesisir dan para nelayan kami imbau untuk tetap mematuhi ketentuan keselamatan dan tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius yang telah ditetapkan, yaitu lebih dari tiga kilometer," ungkap Hengki.

(Whisnu M)