Kapolda Banten Irjen Hengki di posko pencarian di wilayah Pandeglang. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir
Polda Banten Siapkan Pos Antemortem Selama Pencarian Jurnalis Hilang
Hendrik Simorangkir • 9 September 2026 15:00
Tangerang: Pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK), perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten berlanjut. Polda Banten menyiapkan pos antemortem guna proses identifikasi.
"Kami telah menyiapkan posko antemortem sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mendukung proses identifikasi apabila diperlukan," ujar Kapolda Banten, Irjen Hengki, Rabu, 9 September 2026.
Hengki mengatakan pencarian dilakukan setelah pihaknya menerima informasi pada Selasa, 8 September 2026, terkait rombongan jurnalis yang menuju kawasan GAK. Tim terpadu langsung melakukan pencarian dan hingga kini operasi SAR masih berlangsung.
Baca Juga :
"Sejak mendapatkan informasi pada hari Selasa, tim sudah melakukan pencarian. Dari kemarin hingga hari ini dilanjutkan, baik Basarnas, Polda, Polairud, Lanal, TNI, BPBD dan unsur terkait lainnya bersama-sama melakukan pencarian," kata Hengki.
Hengki mengatakan keselamatan personel menjadi prioritas dalam operasi pencarian. Pihaknya memastikan sarana, prasarana, dan personel yang dikerahkan dalam kondisi siap.
"Kita akan bekerja keras untuk menemukan rekan-rekan kita yang sampai sekarang belum ditemukan. Namun, keselamatan seluruh tim terpadu yang melakukan pencarian juga harus menjadi perhatian," jelas Hengki.
Hingga kini, pencarian masih difokuskan melalui jalur laut. Pemantauan udara akan dipertimbangkan dengan melihat situasi dan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
"Untuk sampai dengan sekarang belum. Nanti melihat perkembangan hari ini, saya akan minta petunjuk. Kita bisa juga melakukan pemantauan, tetapi situasi erupsi juga harus menjadi pertimbangan," ungkap Hengki.

Kapolda Banten Irjen Hengki di posko pencarian di wilayah Pandeglang. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir
Masyarakat dan para pengguna transportasi laut diingatkan untuk mematuhi imbauan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau. Masyarakat diminta tidak mendekati kawasan gunung dalam radius yang telah ditetapkan.
"Dari Vulkanologi sudah mengimbau semenjak meningkatnya erupsi ini, tidak boleh mendekati dalam radius tiga kilometer. Jadi harus lebih dari tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau," imbau Hengki.
Data sementara rombongan yang dilaporkan belum ditemukan terdiri dari M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), Ari Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudhis (Jurnalis iNews), Daus (Jurnalis Anadolu), Donal (freelance), serta dua orang lainnya yang masih dalam proses pendataan.