Kondisi banjir yang masih menggenang di Welahan Jepara. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani
Banjir Berhari-hari, Warga Welahan Jepara Mengungsi Bersama Keluarga
Rhobi Shani • 13 January 2026 15:31
Jepara: Sebanyak 35 warga yang terdampak banjir di Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pasalnya, banjir yang menggenang sejak Senin, 12 Januari 2026 masih belum surut.
Camat Welahan, Suhadi, menuturkan ada 35 warga yang dievakuasi merupakan warga Dukuh Selomenor, Desa Welahan dan Desa Ketilengsingolelo, Kecamatan Welahan. "Hingga malam tadi yang mengungsi ada 35 orang," kata Suhadi di lokasi banjir Welahan, Selasa, 13 Januari 2026.
Para pengungsi terdiri atas laki-laki dan perempuan dari berbagai usia, mulai anak-anak, dewasa, hingga lansia. Mereka untuk sementara mengungsi di MTs Darul Istiqomah, Desa Ketilengsingolelo, dan bermalam di salah satu ruangan sekolah dengan beralaskan tikar.
Suhadi memastikan kebutuhan logistik bagi para korban banjir terpenuhi. Mulai dari makanan, minuman, hingga kebutuhan pokok lainnya selama banjir.
"Tadi pagi sudah diberi bantuan makan untuk warga dari dapur umum Pemkab Jepara. Nantinya Pemerintah Desa (Pemdes) juga akan menyalurkan bantuan makanan dan lainnya," jelas Suhadi.

Kondisi banjir yang masih menggenang di Welahan Jepara. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani
Sementara itu, Petinggi Desa Welahan, Achmad Jerjes, menyebut sekitar 30 warganya terpaksa mengungsi akibat luapan Sungai Serang Wulan Drainase (SWD).
Berdasarkan pantauan di lokasi, ketinggian air di Dukuh Selomenur, Desa Welahan, serta Desa Ketilengsingolelo masih mencapai 60 sentimeter. Meski demikian, di sejumlah titik genangan mulai surut hingga 30 sentimeter.