Banjir di Desa Sowan Kabupaten Jepara. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani
Tanggul Jebol, Banjir Rendam 10 Desa di 6 Kecamatan Jepara
Rhobi Shani • 13 January 2026 09:29
Jepara: Curah hujan tinggi yang memicu luapan air sungai mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, selama empat hari sejak Jumat hingga Senin (9-12 Januari 2026). Ratusan Kepala Keluarga terdampak dan sejumlah warga terpaksa mengungsi.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, sebanyak 10 desa di 6 kecamatan terdampak bencana ini. Kepala BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, menyampaikan kronologi kejadian secara rinci.
Pada Jumat, 9 Januari 2026, banjir pertama kali melanda Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, yang merendam tiga rumah. Di hari yang sama, Dukuh Tempuran, Desa Sumberrejo, Kecamatan Donorojo, juga tergenang dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.
“Pada Sabtu, 10 Januari 2026, banjir di Tubanan RT 7 RW 4 Kecamatan Kembang. Dampak merendam 3 rumah dengan 6 jiwa. Jalan desa dan persawahan terendam air dengan ketinggian bervariasi 10-60 sentimeter,” kata Arwin, Selasa, 13 Januari 2026.
Kejadian berlanjut pada Minggu, 11 Januari 2026. Banjir melanda Desa Jatisari, Kecamatan Nalumsari, dengan ketinggian air 30-50 sentimeter yang merendam rumah-rumah di empat RT. Sebanyak 163 kepala keluarga terdampak.
“Di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, hujan deras menyebabkan tanggul di RT 3 RW 3 jebol sepanjang kurang lebih 10 meter. Berdampak bagi 450 KK di wilayah RW 02 dan RW 03,” ungkapnya.
Banjir juga menerjang Desa Robayan, Kecamatan Kalinyamatan, akibat jebolnya tanggul sungai. Di hari yang sama, luapan Sungai Kali Mayong menggenangi Desa Mayong Lor dengan ketinggian air 50-70 sentimeter.
Pada Senin, 12 Januari 2026, banjir masih berlanjut. Dukuh Selomenor, Desa Welahan, Kecamatan Welahan, tergenang air setinggi 70 sentimeter. Lebih dari 100 warga (70 KK) terdampak dan 18 orang mengungsi.
.jpg)
“Banjir ada di Desa Ketilengsingolelo, Kecamatan Welahan dengan ketinggian air 50-70 sentimeter yang mengakibatkan sejumlah warga terdampak, dengan pendataan jumlah kepala keluarga masih berlangsung,” beber Arwin.
Lokasi lain yang juga terdampak adalah Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan, yang menggenangi permukiman dan persawahan. Di Desa Kuanyar, Kecamatan Mayong, tanggul yang jebol akibat hujan deras berdampak pada sekitar 130 kepala keluarga.