Apa itu Sinkhole? Lubang Raksasa Air Biru yang Muncul di Sumbar

Sinkhole di Sumatra Barat. (Dok. Metro TV)

Apa itu Sinkhole? Lubang Raksasa Air Biru yang Muncul di Sumbar

Riza Aslam Khaeron • 8 January 2026 16:48

Jakarta: Sebuah lubang raksasa muncul di tengah persawahan di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), pada Rabu, 7 Januari 2026.

Peristiwa ini viral karena lubang tersebut dipenuhi air yang sangat jernih dan tampak berwarna kebiruan, sehingga lokasi kejadian mendadak ramai didatangi warga yang ingin melihat dari dekat.

Menurut keterangan di lokasi, kemunculan lubang itu pertama kali diketahui saat seorang petani sedang menggarap sawah. Tiba-tiba terdengar dentuman keras, lalu tanah amblas membentuk lubang besar yang mengeluarkan air.

Meski lubang terpantau tidak terus membesar, aliran air yang keluar disebut cukup deras hingga meluber ke area persawahan di sekitarnya.

Lubang besar ini konon disebut sinkhole. Lantas, apa itu? Berikut penjelasannya.
 

Apa Itu Sinkhole?

Melansir US Geological Survey (USGS), sinkhole adalah cekungan atau depresi di permukaan tanah yang tidak memiliki saluran drainase alami ke luar. Artinya, ketika hujan turun, air akan terkumpul di dalam sinkhole dan mengalir masuk ke bawah permukaan tanah.

Fenomena ini umum terjadi di wilayah bertipe karst, yakni kawasan yang batuan bawah permukaannya dapat larut secara alami oleh air tanah. Batuan yang mudah larut ini antara lain garam, gipsum, batu kapur (limestone), dan batuan karbonat lainnya.

Sinkhole terbentuk ketika air hujan meresap ke dalam tanah dan melarutkan batuan tersebut. Seiring waktu, proses pelarutan ini menciptakan rongga atau gua di bawah tanah.

Jika rongga itu membesar dan lapisan atas tanah tidak lagi mampu menahannya, maka tanah dapat runtuh secara tiba-tiba.

Meskipun sering tampak muncul mendadak, sinkhole sebenarnya merupakan hasil dari proses pelarutan bawah tanah yang berlangsung dalam waktu lama. Permukaan tanah terlihat stabil hingga akhirnya amblas akibat kekosongan di bawahnya.

Untuk penjelasan mengapa sinkhole muncul di Sumbar, seperti dijelaskan sebelumnya, sinkhole kerap terjadi di kawasan dengan struktur batuan bertipe karst. Hal ini turut disampaikan oleh Ahli Geologi Sumatera Barat, Ade Edward, saat menanggapi fenomena yang terjadi di Sumatera Barat.
 
Baca Juga:
Sinkhole Berair Biru Muncul di Tengah Sawah di Limapuluh Kota

"Kondisi ini dipicu oleh tingginya curah hujan, sehingga memicu terjadinya pelarutan batuan kapur di bawah tanah dan menyebabkan keruntuhan tanah atau sinkhole," jelas Ade Edward.

Senada dengan itu, Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM, Wahyu Wilopo, menambahkan bahwa tingginya curah hujan di wilayah Indonesia barat juga dipengaruhi oleh keberadaan siklon Senyar pada akhir November 2025.

“Kita ketahui bersama di daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan, salah satunya gamping, dan adanya siklon Senyar bisa memicu terjadinya sinkhole. Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat dilakukan melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,” ujarnya, 7 Januari 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)