Film 'Jangan Buang Ibu' Debut Perdana Kreator Konten Andri Aan di Dunia Peran

Aktor film 'Jangan Buang Ibu' Andri Aan. Istimewa

Film 'Jangan Buang Ibu' Debut Perdana Kreator Konten Andri Aan di Dunia Peran

whis • 16 June 2026 23:24

Jakarta: Industri perfilman Tanah Air kembali disemarakkan kehadiran nama baru. Andri Aan, seorang pengusaha sekaligus kreator konten dan produser, resmi memulai langkahnya di dunia seni peran. Debut akting perdananya terwujud dalam film keluarga berjudul, Jangan Buang Ibu.

Dalam proyek layar lebar ini, Andri Aan mendapat kesempatan untuk berbagi layar dengan deretan aktor papan atas Indonesia. Di antaranya aktris senior peraih Piala Citra, Nirina Zubir, serta bintang muda berbakat, Saskia Chadwick.

Bagi Andri Aan, peralihan dari dunia bisnis dan pembuatan konten media sosial menuju lokasi syuting film layar lebar menghadirkan pengalaman yang seru sekaligus menantang. Ia mengaku sangat bergairah dapat belajar langsung dari para profesional di industri perfilman.

"Ini pengalaman yang sangat berharga untuk saya. Melihat langsung profesionalisme para pemain senior seperti Nirina Zubir, Saskia Chadwick, dan seluruh cast menjadi pengalaman belajar yang luar biasa," ujar Andri Aan dalam sesi wawancara di Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026.

Andri Aan menambahkan, dunia akting menuntut kedalaman yang berbeda dibandingkan platform digital yang biasa ia geluti. Ia menyebut tantangan terbesar adalah beradaptasi dengan lingkungan baru yang penuh tuntutan artistik.
 


"Tantangan terbesar bagi saya adalah beradaptasi dengan dunia akting yang sangat berbeda dengan membuat konten di media sosial. Di film, setiap ekspresi, dialog, dan gerakan harus sesuai dengan karakter yang diperankan," jelasnya di kesempatan yang sama.

Dalam film Jangan Buang Ibu, Andri Aan mengambil peran yang cukup unik dan menyegarkan. Ia memerankan karakter seorang anak sekolah yang mengikuti kompetisi cosplay. Meskipun bukan pemeran utama, Andri tetap menunjukkan totalitas tinggi demi menghidupkan karakter tersebut.

"Walaupun porsinya tidak besar, saya berusaha memberikan penampilan terbaik dan tetap mendalami karakter sesuai arahan sutradara. Bagi saya, setiap peran adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang di dunia perfilman," tutur Andri Aan.

Sebagai pengusaha yang aktif, tantangan lain yang ia hadapi adalah manajemen waktu. Andri harus pandai membagi fokus antara mengelola bisnis dan mengikuti jadwal produksi film yang terkenal detail dan disiplin. Namun, ia menganggap proses ini sebagai batu loncatan yang berharga bagi pengembangan diri.

Pesan Moral tentang Kasih Sayang kepada Ibu

Film Jangan Buang Ibu diprediksi menjadi tontonan yang menguras emosi sekaligus sarat makna kehidupan. Andri Aan berharap pesan yang dibawa film ini dapat sampai ke hati para penonton.

"Menurut saya, Jangan Buang Ibu mengingatkan kita tentang pentingnya menghargai dan menyayangi sosok ibu selagi masih ada kesempatan. Film ini bukan hanya menyajikan cerita yang menyentuh, tetapi juga mengajak penonton untuk lebih peduli terhadap keluarga, terutama orang tua yang sering kali menjadi sosok paling berjasa dalam hidup kita," ucap Andri Aan mengakhiri perbincangan.

Keterlibatan Andri Aan dalam film ini membuktikan batasan dalam berkarya dapat ditembus dengan kerja keras dan kemauan terus belajar. Debutnya di Jangan Buang Ibu menjadi langkah baru dalam perjalanan kariernya di industri kreatif. Setelah dikenal sebagai pengusaha dan kreator konten, kini ia mulai menjajaki dunia perfilman sebagai ruang baru untuk terus belajar dan berkarya.

(Whisnu M)