PLN IP Kirim Perdana Biomassa Sorgum Dust untuk Co-Firing PLTU Pelabuhan Ratu

UBP Pelabuhan Ratu menjalankan program co-firing biomassa sorgum dust. Foto: Dok istimewa

PLN IP Kirim Perdana Biomassa Sorgum Dust untuk Co-Firing PLTU Pelabuhan Ratu

Eko Nordiansyah • 23 June 2026 20:37

Jakarta: PLN Indonesia Power (PLN IP) mendukung transisi energi bersih melalui pemanfaatan biomassa berbasis masyarakat. Hal ini ditandai dengan seremonial panen raya tanaman sorgum dan pengiriman Perdana Biomassa Sorgum Dust sebagai Co-firing PLTU Pelabuhan Ratu.

Kegiatan yang mengusung tema "Dari Ladang Menjadi Cahaya" ini dilaksanakan oleh Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu ini berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026 di Perkebunan Sorgum Cilegok, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menegaskan, program ini merupakan wujud nyata sinergi antara sektor energi dan pertanian dalam mendukung ketahanan energi sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Program biomassa sorgum ini menjadi bukti transisi energi tidak harus mengorbankan kepentingan masyarakat. Justru sebaliknya, kami ingin memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasi turut merasakan manfaat ekonomi dari setiap transformasi energi," ujar Bernadus dalam keterangan tertulis, Selasa, 23 Juni 2026.

Kegiatan ini menandai keberhasilan inisiatif yang telah berjalan sejak 2025, mulai dari tahap penanaman hingga tercapainya masa panen raya. Langkah strategis ini merupakan gerakan transformatif yang memadukan sektor pertanian dan energi guna memperkuat rantai pasok biomassa berbasis masyarakat.



(Ilustrasi sorgum. Foto: Dok istimewa)

Nilai tambah pemanfaatan sorgum

Pemanfaatan tanaman sorgum memberikan nilai tambah yang luas, bulirnya mendukung ketahanan pangan, sedangkan batang dan daunnya diolah menjadi sorgum dust untuk bahan bakar pendamping (co-firing) batu bara di PLTU Pelabuhan Ratu. 

Melalui sinergi antara BUMN, pemerintah daerah, dan para petani, program ini turut menjawab tantangan kepastian pasar dengan hadirnya PLN sebagai off-taker yang jelas bagi hasil panen masyarakat.

Bernadus menambahkan, keberhasilan program ini di Pelabuhan Ratu menjadi model yang dapat direplikasi di unit-unit PLN Indonesia Power lainnya.

"Kami berkomitmen untuk terus memperluas program biomassa berbasis masyarakat ini, sejalan dengan upaya kami mempercepat pencapaian target Net Zero Emissions sekaligus mewujudkan ekonomi sirkular yang mandiri di berbagai wilayah operasi," tegasnya.

PLN IP berharap sinergi ini dapat terus dijaga dan diperluas agar semakin banyak masyarakat di Kabupaten Sukabumi merasakan dampak ekonomi langsung dari rantai pasok energi hijau, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung implementasi transisi energi bersih di Indonesia.

(Eko Nordiansyah)