Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan (tengah), menerima pengakuan Fortune Southeast Asia 500 pada Gala Dinner Fortune Southeast Asia 500 di Jakarta, Kamis (18/6/2026). (Antara/HO/Krakatau Steel)
Perkuat Industri Strategis Nasional, Perusahaan BUMN Ini Tembus Fortune 500
Achmad Zulfikar Fazli • 20 June 2026 16:12
Jakarta: PT Krakatau Steel (Persero) Tbk masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500, sebuah pemeringkatan bergengsi yang menampilkan perusahaan-perusahaan dengan pendapatan terbesar di kawasan Asia Tenggara. Hal ini menjadi pengakuan atas transformasi perusahaan yang menunjukkan hasil positif dan semakin memperkuat peran Perseroan sebagai industri strategis nasional.
Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan mengatakan masuknya Krakatau Steel dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 juga merupakan indikator penting yang mencerminkan kontribusi perusahaan terhadap perekonomian nasional dan pembangunan industri Indonesia.
"Pencapaian ini mencerminkan dampak ekonomi yang dihasilkan terhadap tenaga kerja, industri dan pembangunan nasional,” ujar Akbar Djohan dalam keterangan tertulis, dilansir dari Antara, Sabtu, 20 Juni 2026.
Dia mengatakan pencapaian tersebut tidak diraih dengan mudah mengingat ketatnya persaingan antarperusahaan di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, pemeringkatan Fortune Southeast Asia 500 didasarkan pada pendapatan operasional perusahaan sehingga mencerminkan aktivitas bisnis dan kontribusi ekonomi yang nyata.
Akbar menegaskan fokus utama Krakatau Steel bukan semata-mata mengejar kenaikan peringkat dalam berbagai pemeringkatan, melainkan memastikan transformasi perusahaan berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
"Yang lebih penting adalah terus memperkuat aspek-aspek fundamental perusahaan, mulai dari tata kelola, inovasi, efisiensi operasional, hingga kemampuan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Akbar.
Baca Juga:
Krakatau Steel Dorong Peralihan Distribusi Logistik ke Jalur Laut |
.jpeg)
Gedung Krakatau Steel. Dok X @_krakatausteel
Dia menambahkan masuknya perusahaan BUMN itu dalam Fortune Southeast Asia 500 menjadi bukti langkah transformasi yang dijalankan perseroan berada pada jalur yang tepat. Berbagai upaya perbaikan kinerja, penguatan tata kelola, peningkatan efisiensi, serta optimalisasi bisnis yang dilakukan secara berkelanjutan telah memberikan dampak positif terhadap daya saing perusahaan.
Ke depan, perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970 itu berharap semakin memperkuat kontribusi industri baja nasional di tingkat regional maupun global. Perseroan juga berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui penyediaan produk baja berkualitas, penguatan rantai pasok industri dalam negeri, serta penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi Indonesia.