Aparat kepolisian dan warga menambatkan yacht tanpa pemilik yang terdampar di perairan Rote Ndao. ANTARA/HO-Humas Polres Rote Ndao
Yacht Berbendera Australia Terdampar Tanpa Awak di Rote Ndao, Polisi Selidiki
Lukman Diah Sari • 17 June 2026 18:01
Kupang: Aparat Polslek Rote Timur, wilayah Polres Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyelidiki temuan kapal jenis yacht berbendera Australia yang terdampar di Pantai Duile, Dusun Oesosole, Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, pada Selasa, 16 Juni 2026. Kepala Polsek Rote Timur Inspektur Polisj Dua A. Ikram Mahben mengatakan, kapal tersebut ditemukan tanpa awak dan penumpang.
"Dari hasil pemeriksaan ditemukan sejumlah dokumen yang mengarah pada identitas kapal, termasuk formulir penawaran pembelian dan perjanjian jual beli yang memuat nama kapal Balamara, tipe kapal, nomor lambung, serta identitas penjual dan pembeli," ujarnya, melansir Antara, Rabu, 17 Juni 2026.
Kapal bernama Balamara itu pertama kali ditemukan warga setempat dalam kondisi kandas tanpa anak buah kapal (ABK) maupun penumpang. Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Faifua Aipda Yermias Benu, yang selanjutnya diteruskan kepada Polsek Rote Timur untuk dilakukan pengecekan di lokasi.

Kapal yacht berbendera Australia bernama Balamara ditemukan terdampar di Pantai Duile, Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao. Foto: Polres Rote Ndao
Ikram Mahben mengatakan saat tiba di lokasi, personelnya menemukan kapal dalam keadaan kosong. Untuk kepentingan penyelidikan, polisi kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap kapal beserta barang-barang yang masih berada di dalamnya.
Selain dokumen, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di dalam kapal, di antaranya satu unit GPS, televisi, bor listrik, serta beberapa pakaian. Barang-barang tersebut diamankan sebagai bagian dari proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono menjelaskan, langkah pengamanan dilakukan untuk memastikan kapal tidak hanyut terbawa arus, sekaligus menjaga barang bukti yang berpotensi membantu mengungkap kronologi keberadaan kapal tersebut di wilayah Rote Timur.
"Kami masih melakukan pendalaman terhadap dokumen dan barang yang ditemukan. Koordinasi dengan pihak terkait akan dilakukan untuk memastikan identitas kapal dan mengetahui bagaimana kapal ini bisa terdampar tanpa awak di perairan Rote Timur," kata Kapolres.
Kapal Balamara untuk sementara ditambatkan di lokasi penemuan dengan bantuan masyarakat setempat, sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.