Penumpang Boleh Berbuka di Kereta saat Ramadan: Hindari Makanan Menyengat!

Ilustrasi penumpang KRL. foto- MI

Penumpang Boleh Berbuka di Kereta saat Ramadan: Hindari Makanan Menyengat!

Achmad Zulfikar Fazli • 18 February 2026 12:42

Jakarta: KAI Commuter memberlakukan aturan khusus yang membolehkan penumpang berbuka puasa di dalam perjalanan selama Ramadan 1447 Hijriah. Hal ini guna memberikan kenyamanan bagi pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line saat waktu berbuka.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan pengguna diperbolehkan membatalkan puasa Ramadan dengan makanan dan minuman ringan saat waktu berbuka tiba di dalam kereta.

"Untuk berbuka puasa di dalam Commuter Line, pengguna diimbau untuk berbuka dengan makanan dan minuman ringan secara tidak berlebihan, serta menghindari makanan atau minuman yang berbau menyengat demi kenyamanan bersama," kata Karina di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 18 Februari 2026.

Karina menyampaikan petugas akan menginformasikan waktu berbuka puasa di dalam Commuter Line maupun di area stasiun. KAI Commuter juga menyediakan fasilitas water station atau dispenser air minum gratis yang bisa dinikmati seluruh pengguna dengan menggunakan botol minum (tumbler).
 

Baca Juga: 

Penumpang LRT Jabodebek Boleh Berbuka Puasa di Kereta hingga Pukul 19.00 WIB



Ilustrasi KRL. Foto- Dok Medcom.id

Selama bulan Ramadan, operasional pelayanan perjalanan Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan Yogyakarta tetap normal. Untuk Commuter Line Jabodetabek, KAI Commuter mengoperasikan 1.065 perjalanan setiap hari mulai pukul 04.00-24.00 WIB.

Sedangkan, pelayanan Commuter Line Basoetta sebanyak 70 perjalanan setiap hari dan 14 perjalanan untuk Commuter Line Merak.

Sementara itu, untuk layanan Commuter Line Yogyakarta–Palur, pada bulan Ramadan tetap mengoperasikan 27 perjalanan dan 10 perjalanan Commuter Line Prameks setiap harinya.

Karina meminta pengguna Commuter Line disiplin dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama dengan tidak membuang sampah sembarangan, termasuk sampah bekas kemasan makanan dan minuman saat berbuka puasa di dalam kereta.

"Penumpang diimbau untuk membawa kembali sampahnya dan membuangnya di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan," ujar dia.

KAI Commuter berharap seluruh pengguna untuk selalu mengikuti aturan yang berlaku dan menghormati pengguna lainnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)