Personel Polres Lombok Tengah Provinsi NTB saat melakukan olah TKP kasus jambret WNA di Praya, Lombok Tengah. ANTARA/HO-Humas Polres Lombok Tengah
Bupati Lombok Tengah Minta Penjambret WN Tiongkok Segera Ditangkap
Silvana Febiari • 23 February 2026 11:59
Lombok Tengah: Warga Negara (WN) Tiongkok menjadi korban jambret di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu malam, 21 Februari 2026. Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri meminta aparat penegak hukum segera menangkap pelaku.
"Semoga pelaku cepat ditangkap dan ini menjadi tugas aparat penegak hukum," kata Lalu, dikutip dari Antara, Senin, 23 Februari 2026.
Pihaknya sangat menyesalkan kejadian tersebut karena dapat merusak citra pariwisata di Lombok Tengah. Apalagi, pemerintah daerah telah berkomitmen mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di sektor pariwisata.
"Kami sangat menyayangkan hal itu terjadi," ucapnya.
Baca Juga :
Ia berharap masyarakat dan semua pihak untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergi dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan. Upaya ini dilakukan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
"Kolaborasi semua pihak penting, baik itu warga, Badan Keamanan Desa (BKD), TNI-Polri dalam meningkatkan keamanan di Lombok Tengah. Semoga pelaku segera ditangkap," ungkapnya.
Sebelumnya, Polres Lombok Tengah masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku jambret yang menimpa WN Tiongkok di Desa Kuta, Kecamatan Pujut. Pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 20.30 WITA, Sabtu, 21 Februari 2026.
"Kami tetap berkomitmen untuk mengungkap pelaku kasus tersebut," kata Kasi Humas Polres Lombok Tengah Iptu Lalu Brata Kusnadi.
Personel Polsek Kawasan Mandalika Polres Lombok Tengah telah bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) atas dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (jambret) yang menimpa seorang WN Tiongkok itu.
“Setelah menerima laporan, anggota kami langsung menuju TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” ungkapnya.
Korban diketahui bernama Rui Bao. Peristiwa yang menimpa WNA tersebut terjadi di Gang Jalan Dusun Kuta I, Desa Kuta, Kecamatan Pujut.

Personel Polres Lombok Tengah Provinsi NTB saat melakukan olah TKP kasus jambret WNA di Praya, Lombok Tengah. ANTARA/HO-Humas Polres Lombok Tengah
Berdasarkan keterangan korban, pada Sabtu malam sekitar pukul 20.30 WITA, korban sedang berjalan seorang diri di lokasi kejadian. "Tiba-tiba, seorang pelaku yang tidak dikenal menggunakan sepeda motor warna merah merampas tas milik korban dan langsung melarikan diri," katanya.
Adapun barang-barang yang berada di dalam tas korban berupa paspor, uang tunai, ID of Chinese Residence, serta kartu telepon (SIM card) asal Tiongkok. Usai kejadian, korban segera melapor ke Polsek Kawasan Mandalika untuk ditindaklanjuti.
"Saat ini, pelaku masih dalam proses penyelidikan," tuturnya.
Pihaknya terus meningkatkan patroli di kawasan wisata Mandalika guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Masyarakat dan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, juga diimbau lebih waspada saat beraktivitas, khususnya pada malam hari.
“Kami mengimbau agar tidak berjalan sendirian di tempat sepi dan tidak membawa atau memperlihatkan barang berharga secara mencolok guna menghindari terjadinya tindak kejahatan,” ujarnya.