Satgas Damai Cartenz Deteksi 200 Anggota KKB Tersebar di Yahukimo

Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani. ANTARA/Evarukdijati

Satgas Damai Cartenz Deteksi 200 Anggota KKB Tersebar di Yahukimo

Whisnu Mardiansyah • 16 February 2026 18:06

Jayapura: Satgas Damai Cartenz memperkirakan jumlah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, sekitar 200 orang. Ratusan anggota tersebut tersebar dalam beberapa kelompok kecil di wilayah tersebut.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, anggota KKB di Yahukimo tersebar dalam kelompok-kelompok kecil dan kerap melakukan aksi penyerangan serta penembakan.

"Dari laporan yang diterima, anggota KKB di Yahukimo tersebar dalam kelompok kecil dan sering melakukan aksi penyerangan dan penembakan," ujarnya di Jayapura, Senin, 16 Februari 2026.

Dia menyebut sejak Januari 2026 tercatat 23 kasus kekerasan yang diduga dilakukan KKB. Pola aksi mereka dinilai bertujuan untuk menunjukkan eksistensi dan menarik perhatian publik. Korban kekerasan yang disasar KKB tidak hanya aparat keamanan, tetapi juga warga sipil, termasuk pilot, sopir, dan pekerja pembangunan sekolah.
 


"Negara tidak boleh kalah oleh teror yang dilakukan KKB. Satgas Damai Cartenz memastikan melakukan penegakan hukum secara profesional, terukur, dan berbasis alat bukti, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat sipil," ujar Faizal.

Terkait penegakan hukum terhadap pelaku penembakan pesawat Smart Air di Korowai, Faizal mengatakan pelaksanaannya dilakukan secara terintegrasi dengan pendekatan preventif dan preemtif guna menjamin stabilitas keamanan di wilayah terdampak.

Satgas Damai Cartenz tidak hanya fokus pada pengejaran pelaku, tetapi juga memastikan masyarakat tetap merasa aman dan aktivitas penerbangan perintis dapat berjalan normal.

"Pengamanan di lapangan terbang, penguatan patroli, serta koordinasi lintas satuan terus ditingkatkan agar ruang gerak kelompok bersenjata semakin terbatas," kata Faizal.


Olah TKP kasus penembakan pesawat Smart Air di Bandara Korowai, Papua Selatan. (Istimewa)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)