Daftar Negara yang Sudah Tetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi

Buka puasa di Masjid Ar-Rahma di Kyiv, Ukraina. (Vladimir Shtanko/Anadolu)

Daftar Negara yang Sudah Tetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi

Riza Aslam Khaeron • 17 February 2026 15:57

Jakarta: Umat Islam di berbagai penjuru dunia tengah bersiap menyongsong 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, momentum tahunan yang diisi dengan ibadah puasa, pendalaman spiritual, serta peningkatan amal kebajikan.

Berdasarkan perhitungan astronomi, awal Ramadan tahun ini diproyeksikan bertepatan dengan 18 atau 19 Februari 2026.

Kendati demikian, keputusan resmi tetap menunggu hasil rukyatulhilal di masing-masing negara, yang bisa menghasilkan tanggal berbeda sesuai pendekatan dan kriteria yang dipakai.

Mayoritas negara Muslim masih menunggu sidang isbat atau pengumuman resmi dari otoritas berwenang guna memastikan dimulainya bulan suci.

Di sisi lain, beberapa negara dan lembaga keagamaan telah lebih dahulu menetapkan tanggal awal puasa. Berikut daftar negara yang sudah menetapkan awal Ramadan:
 

10 Negara yang Sudah Menentukan Ramadan

Berikut daftar negara atau otoritas keagamaan yang telah secara resmi menetapkan tanggal kapan 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi dimulai:
  1. Oman
    Melalui komite utama rukyatulhilal di bawah Kementerian Wakaf dan Urusan Agama, Oman telah melakukan pengumuman resmi lebih awal pada 11 Februari 2026 agar masyarakat dapat melakukan persiapan dengan lebih dini.

    Berdasarkan perhitungan astronomi yang divalidasi otoritas setempat, Oman menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

  2. Turki 
    Presidency of Religious Affairs (Diyanet) telah merilis daftar hari-hari besar keagamaan untuk tahun 2026. Berdasarkan kalender tersebut, tanggal awal Ramadan sudah tercantum secara resmi jatuh pada 19 Februari 2026.

  3. Singapura
    Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS) juga telah menetapkan 1 Ramadan yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat melalui kalender Islam resmi MUIS 2026 yang menunjuk pada tanggal 19 Februari.

  4. Australia
    Australian National Imams Council (ANIC) bersama Australian Fatwa Council mengonfirmasi bahwa awal Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, sehingga pelaksanaan salat Tarawih pertama akan dimulai pada Rabu malam, 18 Februari 2026.

  5. Prancis (Sebagian Otoritas)
    Conseil Français du Culte Musulman (CFCM) telah menetapkan awal puasa pada 19 Februari 2026. Meski demikian, pihak Grande Mosquée de Paris biasanya masih menunggu malam konfirmasi atau nuit du doute.

  6. Brunei Darussalam
    Pemerintah Brunei telah memasukkan 1 Ramadan 1447 H ke dalam daftar hari libur resmi nasional yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

  7. Kosovo
    Berdasarkan takvim resmi yang dirilis oleh Bashkësia Islame e Kosovës (Komunitas Islam Kosovo), hari pertama Ramadan atau Dita I Ramazan ditetapkan pada Kamis, 19 Februari 2026.

  8. Albania
    Komuniteti Mysliman i Shqipërisë (KMSH) dalam kalender resminya mencantumkan bahwa hari pertama bulan suci Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

  9. Amerika Serikat dan Kanada
    Sejumlah komunitas Muslim yang mengikuti keputusan Fiqh Council of North America (FCNA) telah mengumumkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan demikian, Tarawih pertama di wilayah tersebut dilaksanakan pada Selasa malam, 17 Februari 2026.
     

Ramadan di Wilayah Eropa

Untuk wilayah Eropa, European Council for Fatwa and Research (ECFR) telah menetapkan bahwa Kamis, 19 Februari 2026 merupakan awal Ramadan berdasarkan kalkulasi astronomis.

Keputusan ini umumnya menjadi panduan utama bagi berbagai komunitas Muslim dan masjid di sejumlah negara Eropa dalam mengawali ibadah puasa tahun ini.
 
Baca Juga:
Mengenal Dua Metode Muhammadiyah dan NU dalam Menentukan Bulan Ramadan
 

7 Negara yang Masih Menunggu Pengumuman Resmi

Berbeda dengan beberapa otoritas di atas yang telah memberikan kepastian, banyak negara lain belum mengumumkan awal Ramadan per Selasa, 17 Februari 2026. Umumnya, keputusan resmi baru disampaikan setelah proses rukyatulhilal dan rapat otoritas keagamaan pada malam 29 Syakban 1447 H.

Berikut beberapa negara yang masih menunggu pengumuman resmi:
  • Pakistan
    Central Ruet-e-Hilal Committee dijadwalkan menggelar sidang rukyat pada Rabu malam, 18 Februari 2026, untuk menerima dan memverifikasi laporan kesaksian hilal. Hingga sidang tersebut digelar, awal Ramadan di Pakistan belum ditetapkan secara resmi.

  • Arab Saudi
    Mahkamah Agung Arab Saudi biasanya mengimbau masyarakat melakukan rukyat hilal pada malam 29 Syakban sebelum mengumumkan keputusan resmi. Hingga menjelang tanggal tersebut, belum ada penetapan final.

  • Uni Emirat Arab (UEA)
    Komite rukyat nasional di UEA menunggu hasil pemantauan hilal sebelum menyampaikan keputusan resmi mengenai awal Ramadan.

  • Qatar
    Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar juga menunggu hasil rukyat hilal dan verifikasi laporan sebelum menetapkan tanggal dimulainya puasa.

  • Bahrain
    Sharia Moon Sighting Committee di bawah Supreme Council for Islamic Affairs dijadwalkan berkumpul untuk menerima kesaksian rukyat pada 17 Februari 2026, dan keputusan resmi akan diumumkan setelahnya.

  • Mesir
    Dar al-Ifta Mesir secara rutin melakukan pemantauan hilal pada malam 29 Syakban sebelum mengumumkan awal Ramadan secara resmi.

  • Malaysia
    Penyimpan Mohor Besar Raja-Raja menjadwalkan cerapan hilal awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026 di 29 lokasi di seluruh Malaysia. Hasil pemantauan tersebut akan menjadi dasar perisytiharan resmi awal puasa nasional.
     

Bagaimana dengan Indonesia?

Di Indonesia, dua organisasi Islam terbesar, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, sering kali memiliki perspektif berbeda dalam menentukan awal Ramadan dan Syawal. 

Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan tersebut tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 yang diterbitkan pada 23 Oktober 2025 lalu.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) bersama Nahdlatul Ulama baru akan memberikan keputusan final melalui Sidang Isbat.

Sidang ini dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Selasa, 17 Februari 2026, yang bertepatan dengan pelaksanaan rukyatul hilal atau pemantauan langsung posisi bulan sabit di berbagai titik pemantauan di seluruh wilayah Indonesia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)