Mutasi TNI, Letjen Robi Herbawan Digeser Jadi Kepala Bais

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat jumpa pers di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026) (ANTARA/Walda Marison)

Mutasi TNI, Letjen Robi Herbawan Digeser Jadi Kepala Bais

Achmad Zulfikar Fazli • 7 May 2026 14:22

Jakarta: Mabes TNI menunjuk Letjen Robi Herbawan menjadi Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, menggantikan Letjen Yudi Abrimantyo yang sebelumnya mengundurkan diri. Informasi ini dibenarkan Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait.

"Letjen TNI Robi Herbawan saat ini mendapat amanah sebagai Kabais TNI. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan RI," kata Rico, saat dikonfirmasi, dilansir dari Antara, Kamis, 7 Mei 2026.

Rico menjelaskan penunjukan jabatan tersebut merupakan bagian dari proses regenerasi agar organisasi bisa semakin kuat dan berjalan efektif.


Ilustrasi. Dok. MI

Baca Juga: 

Anggota Komisi I: Mundurnya Kabais Jadi Sinyal Reformasi dan Akuntabilitas

Sebelumnya, salah satu pejabat di Kemhan juga telah ditunjuk untuk menempati jabatan strategis di organisasi intelijen negara. Yakni, Letjen Agus Widodo yang ditunjuk menjadi Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Penunjukan tersebut membuat jabatan yang ditinggalkan Agus Widodo, yakni Direktur Jenderal Strategi Pertahanan (Dirjen Strahan) harus ditempati orang lain. Jabatan Dirjen Strahan diisi Mayjen Bagus Suryadi Tayo.

Pada pertemuan antara Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi, Senin, 4 Mei 2026, Sjafrie sempat memperkenalkan Mayjen Bagus Suryadi Tayo sebagai Dirjen Strahan. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Rico.

"Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo menjadi Dirjen Strahan," kata dia.

Sementara itu, pihak Mabes TNI belum mengonfirmasi tentang telegram perpindahan jabatan tersebut. Hngga saat ini, pihak Mabes TNI belum memberi respons.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)