Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung/Metro TV/Alvi
Pramono Tangani Banjir lewat Optimalisasi Pompa dan Keruk Sungai
Muhammad Alvi Randa • 5 May 2026 14:27
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI maksimalkan pompa air dan pengerukan sungai. Hal ini, untuk mengatasi banjir di Ibu Kota.
“Ketika banjir terjadi, saya langsung memerintahkan semua pompa diaktifkan. Dalam tiga sampai empat jam, air relatif sudah mulai surut,” ujar Pramono di lokasi Selasa, 5 Mei 2026.
Langkah ini relatif efektif mempercepat surutnya genangan. Pramono menyatakan telah menginstruksikan jajaran mengaktifkan pompa air sejak awa hujan terjadi.
Selain mengoptimalkan pompa, Pemprov DKI mempercepat pengerukan sungai. Sehingga, kapasitas aliran dan penampungan air meningkat.
Baca Juga :
Banjir Rendam 3 RW di Kelurahan Petogogan
Pengerukan dilakukan secara masif di sejumlah sungai utama. Seperti, di Sungai Ciliwung, Sungai Krukut, dan Sungai Pesanggrahan.
"Pengerukan sedang kami lakukan, tapi kalau masih ada sampah yang menyumbat, itu akan tetap memicu genangan,” tegas Pramono

Banjir Jakarta. Foto: Metro TV/M Iqbal
Ia menjelaskan, curah hujan tinggi menjadi faktor utama penyebab banjir. Namun, ia menekankan penyumbatan aliran air akibat sampah juga memperparah kondisi di lapangan.
Pramono juga mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai. Ia menilai kebiasaan tersebut dapat menghambat aliran air dan memperbesar risiko banjir saat hujan deras.