Peter Magyar Resmi Jadi PM Hongaria, Akhiri 16 Tahun Dominasi Orban

Peter Magyar resmi dilantik sebagai PM baru Hongaria di Budapest, Sabtu, 9 Mei 2026. (Anadolu Agency)

Peter Magyar Resmi Jadi PM Hongaria, Akhiri 16 Tahun Dominasi Orban

Willy Haryono • 10 May 2026 08:59

Budapest: Peter Magyar resmi dilantik sebagai perdana menteri baru Hongaria pada Sabtu pagi dalam sebuah sidang parlemen di Budapest, mengakhiri 16 tahun pemerintahan Viktor Orban setelah kemenangan telak Partai Tisza dalam pemilu April lalu.

Partai Tisza yang dipimpin Magyar meraih 141 kursi dari total 199 kursi di Majelis Nasional Hongaria, cukup untuk membentuk mayoritas mutlak. Sementara itu, partai Fidesz yang sebelumnya dipimpin Orban memperoleh 44 kursi, KDNP delapan kursi, dan Mi Hazánk enam kursi.

Dalam sidang perdana Majelis Nasional, pengangkatan Magyar disetujui dengan 140 suara mendukung, 54 menolak, dan satu abstain.

Usai mengucap sumpah jabatan, Magyar mengatakan rakyat telah memberikan mandat kepada Partai Tisza untuk membuka babak baru dalam sejarah Hungaria dan mengubah bukan hanya pemerintahan, tetapi juga sistem politik negara tersebut.

“Saya tidak akan memerintah Hungaria, saya akan melayani tanah air saya,” kata Magyar, seperti dilansir dari Euronews, Minggu, 10 Mei 2026.

“Namun, tidak akan ada awal baru tanpa rekonsiliasi, dan tidak ada rekonsiliasi tanpa keadilan,” lanjutnya.

Viktor Orban Memutus Tradisi

Magyar juga menyerukan para pejabat tinggi yang dianggap terkait dengan sistem pemerintahan sebelumnya untuk mengundurkan diri paling lambat 31 Mei. Ia menyebut Presiden Hongaria Tamas Sulyok sebagai pihak pertama yang seharusnya melakukan hal tersebut.

Dalam perkembangan yang dianggap memutus tradisi politik selama 36 tahun, mantan Perdana Menteri Viktor Orban tidak memberikan pidato dalam sidang perdana parlemen dan juga tidak menghadiri prosesi tersebut.

Agnes Forsthoffer, Wakil Presiden Partai Tisza, terpilih sebagai Ketua Parlemen baru. Salah satu keputusan pertamanya adalah memasang kembali bendera Uni Eropa di gedung parlemen Hungaria setelah sekitar 12 tahun tidak dipasang.

Partai Tisza juga menggelar acara sepanjang hari bertajuk “festival rakyat perubahan sistem” untuk merayakan momen tersebut. Pada siang hari, Lapangan Kossuth di depan gedung parlemen dilaporkan telah dipenuhi massa pendukung.

Koresponden Euronews di Budapest, Rita Konya, mengatakan pelantikan Peter Magyar langsung pada sidang perdana parlemen mempercepat proses transisi pemerintahan dan mengubah acara protokoler menjadi perayaan publik bersama.

Baca juga:  PM Baru Hongaria Akan Tangkap Netanyahu Selama Statusnya Masih Buronan ICC

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)