PM Baru Hongaria Akan Tangkap Netanyahu Selama Statusnya Masih Buronan ICC

PM baru Hongaria Peter Magyar. (EPA-EFE)

PM Baru Hongaria Akan Tangkap Netanyahu Selama Statusnya Masih Buronan ICC

Muhammad Reyhansyah • 21 April 2026 14:06

Budapest: Perdana Menteri terpilih Hungaria Peter Magyar menyatakan bahwa negaranya akan menahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu jika memasuki wilayah Hungaria, selama masih berstatus buronan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Pernyataan ini menandai perubahan sikap signifikan dibanding kebijakan sebelumnya, setelah ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu pada November 2024 atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Negara anggota ICC pada prinsipnya berkewajiban menjalankan perintah tersebut.

Mengutip TRT World, Selasa, 21 April 2026, Hungaria sebelumnya menolak menangkap Netanyahu saat ia berkunjung ke Budapest pada April 2025.

Namun, Magyar menyatakan akan menghentikan proses penarikan Hungaria dari ICC paling lambat 2 Juni.

“Jika suatu negara merupakan anggota ICC dan seseorang yang dicari oleh ICC memasuki wilayahnya, maka orang tersebut harus ditahan,” ujar Magyar kepada wartawan, menegaskan komitmennya untuk menyesuaikan kebijakan dengan hukum internasional.

Perubahan kebijakan ini terjadi setelah berakhirnya 16 tahun pemerintahan Viktor Orban pada 12 April, menyusul kemenangan telak partai kanan-tengah Tisza yang dipimpin Magyar.

Para pengamat menilai, di bawah kepemimpinan baru ini, Uni Eropa berpotensi mendapatkan mitra yang lebih kooperatif dari Hungaria, termasuk membuka peluang pencairan pinjaman sebesar 105 miliar dolar AS untuk Kiev.

Selain itu, hubungan Hungaria dengan Israel diperkirakan akan mengalami penyesuaian secara bertahap di bawah pemerintahan baru.

Pada April 2025, pemerintah Hungaria sebelumnya mengumumkan rencana keluar dari ICC saat kunjungan kenegaraan Netanyahu—yang merupakan kunjungan pertamanya ke Eropa sejak surat perintah penangkapan dikeluarkan.

Namun, menurut laporan Bloomberg, penasihat hukum Magyar menyatakan bahwa proses keluar dari ICC tersebut belum rampung dan akan dihentikan setelah ia resmi menjabat pada awal Mei.

Baca juga:  Gulingkan Orban, PM Terpilih Hongaria Peter Magyar Janjikan Era Baru

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)