FIFA Naikkan Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 hingga Rp570 Juta

Piala Dunia 2026 berlangsung di Amerika Serikat (FIFA)

FIFA Naikkan Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 hingga Rp570 Juta

Dimas Chairullah • 9 May 2026 12:41

New Jersey: Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dilaporkan telah menaikkan harga tiket kategori terbaik untuk pertandingan final Piala Dunia hingga tiga kali lipat.

Berdasarkan daftar harga yang tersedia pada Kamis, 7 Mei 2026, tiket untuk laga puncak yang akan digelar pada 19 Juli di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, kini melonjak drastis hingga menyentuh angka USD32.970 atau setara Rp570,4 juta.

Melalui situs penjualan resminya, FIFA mengategorikan kursi-kursi eksklusif tersebut sebagai "Kategori Depan Satu." Sebelumnya, tiket kategori satu ini hanya dibanderol di angka USD10.990. Saat ini, opsi harga USD10.990 untuk babak final hanya tersisa untuk Kategori Satu dengan fasilitas akses mudah bagi pengguna kursi roda.

Sementara itu, tiket untuk babak semifinal Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium Texas dan Stadion Mercedes-Benz Atlanta dipatok bervariasi antara USD2.705 hingga USD11.130. Adapun tiket pertandingan babak penyisihan grup yang melibatkan tim tuan rumah Amerika Serikat dijual di kisaran USD840 hingga USD2.970, sebagaimana dikutip dari laporan AsiaOne, Jumat, 8 Mei 2026.

Menanggapi lonjakan harga yang dikeluhkan banyak pihak, Presiden FIFA Gianni Infantino segera memberikan pembelaannya. Berbicara di Konferensi Global Milken Institute di Beverly Hills, California, Infantino berdalih bahwa penetapan tarif tersebut merupakan bentuk penyesuaian terhadap pasar industri hiburan di AS yang diklaim sebagai yang paling maju di dunia.

"Di AS, penjualan kembali tiket juga diperbolehkan. Jika Anda menjual tiket dengan harga terlalu rendah, tiket tersebut akan dijual kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi di pasar sekunder," jelas Infantino. 

Harga yang Absurd

Ia bahkan membandingkan bahwa menonton pertandingan olahraga perguruan tinggi di AS saja saat ini sulit ditemukan dengan harga di bawah USD300.

Absurditas harga di pasar sekunder ini memang terbukti nyata. Di platform Pasar Jual Beli/Pertukaran resmi FIFA, terdapat tiket final di dek atas yang ditawarkan dengan harga tidak masuk akal, yakni mencapai USD11,4 juta.

Walau FIFA tidak mengontrol harga yang diminta oleh para penjual, federasi sepak bola dunia itu tetap meraup untung dari pemotongan biaya transaksi sebesar 15 persen dari pihak pembeli maupun penjual. Menanggapi adanya iklan tiket final senilai jutaan dolar, Infantino hanya berseloroh santai.

"Jika seseorang membeli tiket final seharga USD2 juta, saya pribadi akan membawakan hot dog dan Coca-Cola untuk memastikan dia mendapatkan pengalaman yang menyenangkan," guraunya.

Di ranah politik, kebijakan tiket FIFA ini memicu kemarahan para pembuat undang-undang AS. Anggota DPR AS dari kubu Partai Demokrat, Frank Pallone dan Nellie Pou, telah melayangkan surat resmi kepada Infantino yang menuntut transparansi sistem penjualan paling lambat pada 22 Mei.

Para politikus tersebut mengecam proses penjualan tiket yang dinilai penuh tipu daya, termasuk tuduhan bahwa FIFA sengaja menerapkan penetapan harga dinamis, membuat peta kursi yang menyesatkan, serta memanipulasi pasokan tiket agar terlihat langka guna menekan penggemar untuk membeli dengan cepat.

Baca juga:  TVRI Sosialisasikan Aturan Ketat Piala Dunia 2026, Mulai Logo hingga Iklan

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)