14 Desa di Pandeglang Kekeringan, 61 Liter Air Bersih Disalurkan

Petugas BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Banten mendistribusikan air bersih ke pelosok desa yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang. ANTARA/HO-BPBD-PK Pandeglang

14 Desa di Pandeglang Kekeringan, 61 Liter Air Bersih Disalurkan

Lukman Diah Sari • 17 July 2026 14:42

Pandeglang:  Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang, Banten, mendistribusikan air bersih ke 14 desa di tiga kecamatan. Wilayah tersebut mulai mengalami kekeringan sebagai dampak musim kemarau.

"14 desa yang menerima bantuan tersebut tersebar di Kecamatan Angsana, Sindangresmi, dan Cadasari," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Lilis Sulistiyati, melansir Antara, Jumat, 17 Juli 2026.

Pendistribusian air bersih dilaporkan berjalan lancar, sehingga kebutuhan dasar masyarakat untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK) dalam beberapa hari ke depan dapat terpenuhi. Berdasarkan pemetaan BPBD-PK Pandeglang, terdapat sekitar 150 desa yang masuk dalam kategori rawan air bersih. Oleh karena itu, jadwal pengiriman dioptimalkan setiap harinya dengan melibatkan sejumlah armada tangki berkapasitas 4.000 hingga 8.000 liter.

"Kami sampai hari ini mendistribusikan air bersih sekitar 61.000 liter di 14 desa yang tersebar di tiga kecamatan sesuai permohonan masyarakat," kata dia.

Ilustrasi-Petugas BPBD Kabupaten Cilacap menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Desa Gintungreja, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (16/7/2026). ANTARA/HO-BPBD Cilacap

Lilis menambahkan, kemungkinan besar jumlah wilayah yang mengalami krisis air bersih akan terus bertambah. Namun, hingga saat ini pihaknya masih menunggu pengajuan permohonan resmi dari masyarakat di wilayah lainnya.

Bantuan air bersih akan didistribusikan oleh BPBD-PK setelah adanya pengajuan permohonan yang diketahui dan disetujui oleh pihak kecamatan setempat. Sebagai langkah antisipasi, BPBD-PK juga telah menyiapkan pos penyediaan air bersih di wilayah Karang Tanjung dan Tabuan untuk memastikan kelancaran suplai.

"Kami mengimbau masyarakat yang memiliki sumber air bersih dari pegunungan agar menggunakannya secara bijak, agar kebutuhan tetap mencukupi hingga musim penghujan kembali tiba," tutupnya.

(Lukman Diah Sari)