Truk Mogok di Gurun Sahara, 49 Warga Niger Tewas Kehausan

Sebanyak 49 warga Niger tewas kehausan setelah truk mereka mogok dan terdampar berhari-hari di Gurun Sahara. (Anadolu Agency)

Truk Mogok di Gurun Sahara, 49 Warga Niger Tewas Kehausan

Willy Haryono • 6 June 2026 15:06

Niamey: Sedikitnya 49 orang meninggal dunia akibat kehausan setelah sebuah truk yang mereka tumpangi mogok dan membuat para penumpang terdampar selama berhari-hari di Gurun Sahara, wilayah utara Niger.

Otoritas wilayah Agadez dalam pernyataan resmi pada Kamis malam menyebut seluruh korban merupakan warga Niger yang sedang dalam perjalanan pulang dari festival keagamaan di Mali.

Dikutip dari AsiaOne, Sabtu, 6 Juni 2026, truk tersebut dilaporkan berhenti beroperasi lebih dari 80 kilometer di sebelah barat Assamaka, dekat perbatasan Niger dengan Mali dan Aljazair.

Dua pria dilaporkan berhasil selamat setelah berjalan lebih dari 50 kilometer menuju sumber air sebelum melanjutkan perjalanan ke Assamaka untuk memberi tahu pihak berwenang mengenai insiden tersebut.

Delegasi yang dikirim Gubernur Agadez, Ibra Boulama Issa, menemukan bahwa truk tersebut telah melakukan perjalanan selama beberapa hari dari Kota Talhandek di Mali, sekitar 300 kilometer dari perbatasan Niger.

Penyebab kendaraan mogok maupun berapa lama para penumpang bertahan di lokasi belum diketahui secara pasti.

“Di lokasi kejadian, situasinya sangat memprihatinkan. Puluhan jenazah ditemukan di bawah truk yang tidak bergerak dan di sekitarnya,” demikian pernyataan otoritas Agadez.

Foto-foto yang dirilis pemerintah daerah memperlihatkan jasad korban tergeletak di gurun dengan pakaian dan barang-barang pribadi berserakan di sekitar lokasi.

Menurut otoritas setempat, para penumpang terjebak di lingkungan yang sangat ekstrem tanpa akses air setelah upaya memperbaiki kendaraan oleh sopir, kernet, dan penumpang gagal dilakukan.

“Tanpa air dan tidak mampu memperbaiki kendaraan, para pelancong terperangkap di tengah lingkungan yang sangat tidak bersahabat, di mana suhu ekstrem dan minimnya titik pasokan membuat bertahan hidup menjadi sangat sulit,” lanjut pernyataan tersebut.

Ke-49 korban kemudian dimakamkan dalam kuburan massal di lokasi kejadian. Otoritas menyebut proses pemakaman berlangsung sangat berat secara emosional bagi para penyintas dan tim evakuasi.

Baca juga:  Korban Tewas Kelaparan di Gaza Tembus 133 Jiwa, Termasuk 87 Anak-Anak

(Willy Haryono)