Operator kapal diharapkan mewaspadai gelombang tinggi 2,5 meter di beberapa perairan Sulut dan sekitarnya. ANTARA/Karel A Polakitan
Waspada, Gelombang Tinggi di Sulut Mencapai 2,5 Meter
Lukman Diah Sari • 29 March 2026 11:14
Manado: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga berhati-hati saat melakukan aktivitas di perairan Sulawesi Utara (Sulut). Lantaran gelombang tinggi diprakirakan mencapai 2,5 meter hingga 30 Maret 2026.
"BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 30 Maret 2026," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Ricky D Aror di Manado, melansir Antara, Minggu, 29 Maret 2026.

Gelombang tinggi di pantai Ampenan, Mataram, NTB. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa/am.
Dia menjelaskan secara umum angin dominan bertiup dari timur laut dengan kecepatan rata-rata antara enam hingga 15 knot. Kecepatan angin tertinggi berpotensi terjadi di perairan utara Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, serta Laut Maluku.
"Kecepatan angin di wilayah perairan tersebut dapat menyebabkan meningkatnya tinggi gelombang," jelas dia.
Menurutnya, tinggi gelombang antara 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan timur Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), perairan timur Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan timur Kabupaten Kepulauan Talaud serta Laut Maluku.
Selain itu, kapal tongkang diharap memperhatikan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. Kapal Feri juga memperhatikan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter