Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah kepada awak media di Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026) (ANTARA/Walda Marison)
Jabatan Kabais TNI Diserahkan Imbas Kasus Air Keras
Siti Yona Hukmana • 25 March 2026 20:17
Jakarta: Markas Besar TNI mengumumkan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) yang dijabat Letjen TNI Yudi Abrimantyo telah diserahkan. Hal ini imbas kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus.
"Jadi kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah saat jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur dilansir Antara, Rabu, 25 Maret 2026.
Baca Juga :
TNI Pastikan Proses Hukum Penyiram Air Keras

Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah saat jumpa pers mengenai pelaku penyiraman air terhadao Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Metro TV/Aris Setya
Diketahui, empat orang anggota Bais yakni Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, Serda ES ditetapkan sebagai terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Hingga saat ini, keempat terduga pelaku masih dalam proses pemeriksaan tim penyelidik internal TNI.
Aktivis KontraS, Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal sekitar pukul 23.00 WIB, pada Kamis, 12 Maret 2026. Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar 24 persen di sejumlah anggota tubuh dan masih menjalani perawatan intensif di RS Cipto Mangunkusumo.