Tokoh Oposisi Maria Machado Akan Kembali ke Venezuela untuk Bantu Korban Gempa

Tokoh oposisi Venezuela Maria Corina Machado. (Anadolu Agency)

Tokoh Oposisi Maria Machado Akan Kembali ke Venezuela untuk Bantu Korban Gempa

Willy Haryono • 30 June 2026 14:24

Caracas: Peraih Nobel Perdamaian sekaligus tokoh oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, menyatakan akan kembali ke negaranya "dalam waktu dekat" untuk membantu penanganan dampak gempa bumi berkekuatan besar yang melanda Venezuela pekan lalu.

Dalam video yang diunggah melalui platform X pada Senin kemarin, Machado mengatakan saat ini merupakan waktunya untuk berada bersama rakyat Venezuela di tengah bencana.

"Waktunya telah tiba. Ini adalah tugas saya untuk berdiri bersama rakyat saya," ujar Machado, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa, 30 Juni 2026.

Ia mengatakan prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan korban yang masih terjebak, membantu para pengungsi, serta memberikan dukungan kepada keluarga korban.

Machado juga mengajak seluruh pihak mengesampingkan perbedaan politik selama proses tanggap darurat berlangsung.

Dalam pernyataannya, Machado mengklaim pemerintah Presiden Sementara Delcy Rodriguez menutup wilayah udara Venezuela untuk mencegah dirinya kembali ke negara tersebut.

Ia mengatakan saat ini berada di Panama dan semula berencana terbang menuju Venezuela.

Selain itu, Machado menuduh pemerintah menghambat masuknya bantuan kemanusiaan, relawan, dan tim penyelamat internasional ke wilayah terdampak gempa. Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Venezuela terkait tuduhan tersebut.

Pernyataan Machado disampaikan ketika operasi pencarian dan penyelamatan korban gempa memasuki fase krusial. Berdasarkan data resmi, jumlah korban tewas akibat dua gempa besar yang mengguncang Venezuela telah melampaui 1.700 orang, sementara puluhan ribu lainnya masih dinyatakan hilang.

Laporan juga menyebut Machado telah berupaya kembali ke Venezuela segera setelah gempa terjadi pada Rabu pekan lalu. Namun, kepulangannya disebut masih menghadapi berbagai kendala.

Machado diketahui berada di luar Venezuela sejak Desember lalu setelah meninggalkan negara itu untuk menerima Penghargaan Nobel Perdamaian 2025 di Oslo.

Baca juga:  Maria Machado Klaim Sekutunya Diculik usai Dibebaskan dari Penjara Venezuela

(Willy Haryono)