Belanda Tangkap 15 Orang Terkait Propaganda ISIS di TikTok

Otoritas Belanda menangkap 15 orang atas dugaan menyebarkan propaganda ISIS melalui TikTok. (Anadolu Agency)

Belanda Tangkap 15 Orang Terkait Propaganda ISIS di TikTok

Muhammad Reyhansyah • 11 February 2026 15:41

Amsterdam: Sebanyak 15 orang ditangkap di Belanda pada Selasa, 10 Februari 2026, atas dugaan menyebarkan propaganda Islamic State (ISIS) melalui platform TikTok, menurut pernyataan jaksa setempat.

Selain itu, mereka juga ditangkap atas dugaan mencoba membujuk orang lain untuk melakukan serangan teroris.

Dilansir dari AsiaOne, Rabu, 11 Februari 2026, penyelidikan dimulai setelah muncul sebuah akun TikTok yang menyebarkan materi propaganda ISIS dalam jumlah besar dengan terjemahan bahasa Belanda. 

Unggahan tersebut, yang sebagian di antaranya ditonton lebih dari 100.000 kali, berisi ajakan untuk bergabung dengan Islamic State serta memuliakan aksi mati syahid atas nama kelompok militan tersebut.

Jaksa menyatakan bahwa 13 dari para tersangka merupakan warga negara Suriah, sementara empat lainnya memiliki kewarganegaraan Belanda, yang mengindikasikan sebagian di antaranya kemungkinan memiliki kewarganegaraan ganda. Empat dari mereka masih berusia di bawah 18 tahun.

Para tersangka yang berusia antara 16 hingga 53 tahun ditangkap dalam serangkaian penggerebekan di berbagai wilayah Belanda. Penangkapan ini menyusul penahanan seorang individu bulan lalu yang disebut jaksa sebagai tersangka utama dalam kasus tersebut.

TikTok sendiri dimiliki oleh perusahaan teknologi Tiongkok, ByteDance.

Baca juga:  Penyerang Sinagoga di Inggris Mengaku Setia kepada ISIS

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)