Presiden Prabowo Resmikan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri

Presiden Prabowo Subianto didampingi Kapolri dan jajaran saat peresmian 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat. (Foto: Dok. Metro TV)

Presiden Prabowo Resmikan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri

Patrick Pinaria • 13 February 2026 14:32

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri pada Jumat, 13 Februari 2026. Peresmian dipusatkan di SPPG Polri Palmerah, Jakarta Barat.

Pada kesempatan tersebut, Presiden meninjau langsung fasilitas SPPG Palmerah yang dibangun di atas lahan seluas 900 meter persegi dengan luas bangunan 400 meter persegi dan sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN). Fasilitas ini dilengkapi sistem pemurnian air, peralatan sterilisasi food tray berbasis uap dan sinar ultraviolet, serta peralatan biotek modern untuk pengelolaan dapur.

SPPG Palmerah juga memiliki delapan sertifikat standar terkait higienitas, kompetensi, halal, dan mutu baku air. Selain itu, tersedia test kit dari Farmasi Kepolisian untuk memastikan makanan yang diolah aman dan tidak terkontaminasi zat berbahaya.


Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung proses operasional dapur SPPG Polri Palmerah sebagai bagian dari penguatan Program Makan Bergizi Gratis. (Foto: Dok. Metro TV)

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa hingga saat ini Polri telah memiliki 1.179 SPPG, dengan rincian 419 telah beroperasi, 162 dalam tahap persiapan operasional, 499 dalam tahap pembangunan dan ditargetkan selesai pada Maret 2026, serta 107 dalam tahap groundbreaking.

"Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberikan manfaat kepada 2.947.500 orang dan menyerap 58.950 tenaga kerja," ujar Kapolri.


Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan sambutan dalam peresmian 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari 2026. (Foto: Dok. Metro TV)

Ia menambahkan, 33 SPPG dibangun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di Papua. Pada 2026, Polri menargetkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG guna memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi.

Dalam pelaksanaannya, Polri menempatkan standarisasi mutu, higienitas, dan keamanan pangan sebagai prioritas. Saat ini, 201 SPPG telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, 119 memiliki Sertifikat Halal, dan 147 memiliki Sertifikat Uji Laboratorium.
 


Untuk mendukung ketahanan pangan nasional, Polri juga membangun 18 Gudang Ketahanan Pangan yang tersebar di 12 Polda. Pada 2026 akan dibangun 10 gudang tambahan di 8 Polda sehingga total menjadi 28 gudang dengan kapasitas masing-masing 1.000 ton. Selain itu, tengah dibangun gudang berkapasitas 10.000 ton di wilayah Polda Metro Jaya serta 30 gudang filial di wilayah Papua.


Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari 2026. (Foto: Dok. Metro TV)

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengapresiasi inisiatif Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan ketahanan pangan nasional.

"Saya sungguh merasa bahagia, merasa gembira, dan merasa puas, karena saya melihat salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah mengambil suatu inisiatif di bidang yang mungkin sekilas bukan merupakan tugas pokoknya," ujar Presiden.


Presiden Prabowo Subianto meninjau fasilitas SPPG Polri Palmerah sebelum peresmian, Jumat, 13 Februari 2026. (Foto: Dok. Metro TV)

Menutup rangkaian kegiatan, Presiden menyatakan secara resmi peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri.

"Pada pagi hari ini, Jumat, 13 Februari 2026, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, 18 Gudang Ketahanan Pangan, serta dimulainya pembangunan 107 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri di seluruh Indonesia," kata Prabowo.

"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa meridai ikhtiar kita dalam mewujudkan pemenuhan gizi dan ketahanan pangan nasional demi masa depan generasi Indonesia," tuturnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Rosa Anggreati)