Petugas BPBD Situbondo, Jawa Timur, bersama TNI/Polri di lokasi tanah longsor. Senin, 9 Februari 2026. ANTARA/HO-BPBD Situbondo
Dua Rumah di Situbondo Terdampak Longsor
Silvana Febiari • 10 February 2026 00:18
Situbondo: Dua rumah warga di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur terdampak bencana tanah longsor pada Senin, 9 Februari 2026. Longsor pertama kali terjadi di lereng Gunung Argopuro, tepatnya Dusun Krajan, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, sekitar pukul 14.45 WIB.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo Puriyono melaporkan hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya longsor di dua desa, hingga mengakibatkan dua rumah warga rusak.
"Akibat hujan terus menerus dan tanah gembur, menyebabkan tembok penahan tanah longsor menimpa dinding rumah Pak Nidin, warga Desa Baderan," katanya, dilansir dari Antara.
Baca Juga :
Saat kejadian, penghuni rumah sedang berada di ruang tamu. Setelah mendengar gemuruh tanah longsor di samping rumahnya, mereka langsung berlari ke luar rumah dan melihat rumah mereka di bagian samping dipenuhi material longsor.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka, tapi rumah milik Pak Nidin mengalami kerusakan cukup parah," ujarnya.

Petugas BPBD Situbondo, Jawa Timur, bersama TNI/Polri di lokasi tanah longsor. Senin, 9 Februari 2026. ANTARA/HO-BPBD Situbondo
Tanah longsor juga terjadi di Dusun Pagar Gunung, Desa Pategalan, Kecamatan Jatibanteng. Akibatnya, rumah milik Pak Syaiful (78), warga setempat, mengalami kerusakan.
"Di Desa Pategalan, bencana longsor juga mengakibatkan satu rumah terdampak dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka, karena pemilik rumah lari ke luar rumah menyelamatkan diri sesaat setelah mendengar suara gemuruh tanah longsor," katanya.
BPBD Situbondo terus mengimbau kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang.