Tsunami Terdeteksi Hampir 1 Meter di Pesisir Maurole NTT

Potensi tsunami pascagempa M7,7 di NTT. (tangkapan layar)

Tsunami Terdeteksi Hampir 1 Meter di Pesisir Maurole NTT

Lukman Diah Sari • 15 August 2026 07:28

Ende: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat Pesisir Maurole di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi titik terjangan gelombang tsunami tertinggi pascagempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang berpusat di Nagekeo, Sabtu, 15 Agustus 2026. BMKG melaporkan ketinggian gelombang di wilayah ini nyaris mencapai satu meter.


(tangkapan layar) 

Berdasarkan pemutakhiran data instrumen pasang surut (tide gauge) BMKG, gelombang tsunami di perairan Maurole-Ende terdeteksi pada pukul 05.27 WIB dengan ketinggian 0,94 meter. Sebagai perbandingan, berikut adalah beberapa titik dengan ketinggian gelombang tsunami teratas di bawah Maurole:

  • Maurole - Ende: 0,94 meter (Tertinggi)

  • Bulukumba (Sulsel): 0,54 meter

  • Pelabuhan Kewapante - Sikka: 0,38 meter

  • Labuan Bajo: 0,36 meter

  • Baubau (Sultra): 0,30 meter

Gelombang tsunami ini merupakan buntut dari gempa bumi dangkal M7,7 yang berpusat di kedalaman 15 kilometer, berjarak sekitar 30 kilometer di laut utara Mbay, Kabupaten Nagekeo. Seiring dengan pemutakhiran data ketinggian tsunami ini, BMKG terus menegaskan agar masyarakat tetap waspada.

Warga diimbau untuk tidak kembali ke rumah atau mendekati pesisir pantai hingga pemerintah daerah dan BMKG secara resmi menyatakan peringatan dini tsunami telah berakhir.

(Lukman Diah Sari)