19 Rumah di Lebak Terdampak Pergerakan Tanah Akibat Cuaca Ekstrem

Ilustrasi rumah terdampak pergerakan tanah. (Dokumentasi/Metro TV)

19 Rumah di Lebak Terdampak Pergerakan Tanah Akibat Cuaca Ekstrem

Silvana Febiari • 26 January 2026 10:05

Lebak: Sebanyak 19 rumah warga dan satu musala di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, terdampak pergerakan tanah. Fenomena ini dipicu cuaca ekstrem yang ditandai curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. 

"Semua warga di sini masih siaga, karena khawatir kondisi rumah ambruk," kata Ketua Rukun Warga (RW) 03 Desa Cigoong Utara Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak, Kojles, dilansir dari Antara, Senin, 26 Januari 2026. 
 


Pergerakan tanah itu terjadi setelah wilayah tersebut dilanda hujan deras di dua RT Marga Mulya Desa Cigoong Utara pada Kamis malam, 22 Januari 2026. Sebanyak 19 unit rumah warga yang terdampak mayoritas kondisi bangunannya retak-retak dan hanya satu warga yang mengungsi akibat kondisi rumahnya hampir roboh.

"Kami sekarang memfokuskan keselamatan dan setiap hari siaga, karena khawatir terjadi cuaca ekstrem lagi," ujar Kojles.


Ilustrasi pergerakan tanah. (Dokumentasi/Metro TV)


Ahmad, warga Cigoong Utara Kabupaten Lebak mengatakan, kondisi rumah miliknya mengalami retak-retak bagian tembok sehingga khawatir roboh. "Pergerakan tanah itu tentu warga waspada karena khawatir terjadi bencana susulan," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Sukanta, akan melakukan pendataan jumlah rumah warga yang terdampak pergerakan tanah. "Kami setelah melakukan asesmen, nantinya dilaporkan ke pimpinan yakni sekda untuk ditindaklanjuti," ungkapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)