Gunung Dukono lontarkan abu vulkanik. ANTARA/HO- PGA Dukono
Abu Vulkanik Gunung Ibu dan Dukono Selimuti Halmahera, BMKG: Tetap Waspada
Lukman Diah Sari • 21 September 2026 09:38
Jakarta: Wilayah Halmahera, Maluku Utara, dikepung sebaran abu vulkanik dari aktivitas dua gunung berapi sekaligus, yakni Gunung Ibu dan Gunung Dukono. Kondisi tersebut terpantau langsung melalui analisis citra satelit Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Senin pagi, 21 September 2026.
Berdasarkan analisis citra satelit RGB Himawari-9 yang dirilis pada pukul 07.00 WIB, paparan debu vulkanik dari Gunung Ibu teramati bergerak tajam ke arah tenggara. Sebaran abu ini berdampak langsung dan mencakup sebagian wilayah Kabupaten Halmahera Barat serta Kabupaten Halmahera Utara.

Dokumentasi letusan Gunung Ibu. Sumber Foto : Pusdatinkom BNPB
Pada saat yang bersamaan, letusan Gunung Dukono juga menyemburkan abu vulkanik yang terpantau mengarah ke tenggara. Abu vulkanik itu menyelimuti sebagian wilayah Kabupaten Halmahera Utara hingga meluas ke Perairan Barat Daya Pulau Morotai.
Selain kepungan abu vulkanik di wilayah Maluku Utara, satelit BMKG juga merekam aktivitas penyebaran debu vulkanik di dua gunung berapi lainnya di Indonesia pada Senin pagi. BMKG menyebut di Nusa Tenggara Timur (NTT), abu vulkanik dari Gunung Lewotolo teramati bergerak ke arah barat, yang memengaruhi sebagian kawasan Kabupaten Lembata.
"Sementara itu, di Jawa Timur, sebaran debu dari Gunung Semeru terpantau mengarah ke timur dan mencakup sebagian Kabupaten Lumajang," sebut BMKG, dalam akun media sosial resmi.
Terkait dengan kondisi cuaca, prakiraan di sekitar gunung api yang tengah dipantau saat ini umumnya berada dalam kondisi berkabut hingga berawan tebal, yang berpotensi memengaruhi jarak pandang.
"Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)/Badan Geologi, serta pemerintah setempat," pesan BMKG.