Nasdaq Cetak Rekor, Saham Teknologi dan AI Jadi Penggerak

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Nasdaq Cetak Rekor, Saham Teknologi dan AI Jadi Penggerak

Eko Nordiansyah • 22 September 2026 08:12

New York: Wall Street melonjak pada Senin, 21 September 2026, bangkit kembali dengan kuat setelah pekan yang diwarnai pergerakan beragam. Investor kembali meminati perdagangan saham kecerdasan buatan (AI), dipimpin oleh lonjakan saham Meta Platforms.

Sementara itu, penurunan harga minyak turut mendorong sentimen positif. Sorotan utama pekan ini adalah kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Washington.

Dikutip dari Investing, Selasa, 22 September 2026, indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi mencatatkan kinerja menonjol dengan kenaikan 2,3 persen hingga berakhir di level 27.122,09 poin. Sekaligus mencetak rekor penutupan pertamanya sejak 2 Juni.

Indeks acuan S&P 500 naik 1,5 persen dan ditutup pada level 7.765,83 poin, sementara indeks blue-chip Dow Jones Industrial Average naik 0,7 persen dan berakhir di level 52.050,26 poin.

Kinerja indeks-indeks utama sempat berbeda arah pada pekan lalu. S&P dan Dow mengalami penurunan, namun Nasdaq justru melawan tren tersebut.

Pelaku pasar mencermati berbagai perkembangan, mulai dari upaya Arab Saudi untuk mengimbangi dampak penutupan jalur pipa minyak yang krusial, kegaduhan seputar keamanan kecerdasan buatan, hingga peristiwa yang mungkin menjadi sorotan terbesar pekan lalu: kenaikan suku bunga pertama Federal Reserve dalam lebih dari tiga tahun.


(Ilustrasi. Foto: Freepik)

Lonjakan saham sektor layanan komunikasi dan teknologi

Aktivitas perdagangan Senin didominasi oleh lonjakan pada sektor layanan komunikasi dan teknologi S&P 500 yang berbobot besar, sektor layanan komunikasi berakhir naik 3,9 persen, sementara sektor teknologi menguat 2,5 persen. Meta menjadi pusat perhatian dengan kenaikan sebesar 11,4 peresen.

Kenaikan saham induk perusahaan Facebook ini terjadi di tengah beberapa katalis positif. Pada hari Senin, Meta mengumumkan proyek kabel bawah laut lintas samudra yang diklaim sebagai yang pertama dari jenisnya untuk menghubungkan Prancis dan AS.

Di sisi lain, Wells Fargo menaikkan target harga saham Meta menjadi USD796, yang mencerminkan potensi kenaikan sebesar 19,6 persen dari harga penutupan terakhir. Perusahaan sekuritas tersebut menyoroti kemajuan signifikan dalam inisiatif kecerdasan buatan (AI) raksasa media sosial itu.

Saham Arm dan Intel masing-masing naik 17,2 persen dan 12,2 persen pada hari Senin dan berakhir di antara tiga saham dengan kenaikan persentase tertinggi di Nasdaq. Sementara itu, saham AMD naik 10 persen, melampaui kapitalisasi pasar sebesar USD1 triliun untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Paramount dan Warner Bros atasi hambatan besar

Menyoroti pergerakan signifikan saham AS pada hari Senin, saham kelas A Warner Bros Discovery melonjak 10,8 persen.

Kenaikan ini terjadi setelah Paramount Skydance mencapai kesepakatan penyelesaian dengan California dan 11 negara bagian lainnya yang sebelumnya mengajukan gugatan untuk menghalangi akuisisi Warner senilai USD110 miliar. Kesepakatan tersebut membuka jalan bagi salah satu merger media terbesar dalam sejarah.

Kesepakatan penyelesaian itu mengharuskan Paramount untuk meningkatkan belanja produksi film domestik setidaknya sebesar USD300 juta per tahun dan secara bertahap menambah jumlah produksi filmnya setelah kesepakatan tersebut rampung, demikian disampaikan Jaksa Agung California Rob Bonta dalam sebuah konferensi pers.

(Eko Nordiansyah)