Juru Bicara II Kementerian Luar Negeri RI Vahd Nabyl Achmad Mulachela. (Kementerian Luar Negeri RI)
Aksi Walkout Indonesia di Sidang PBB Bentuk Solidaritas terhadap Palestina
Willy Haryono • 26 September 2026 08:28
New York: Delegasi Indonesia turut melakukan aksi walkout bersama delegasi dari berbagai negara saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum PBB sesi ke-81 di New York, Amerika Serikat pada Kamis lalu.
"Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas kepada rakyat Palestina sekaligus protes dan kecaman terhadap kejahatan kemanusiaan serta pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza dan wilayah Palestina yang diduduki," tegas Juru Bicara II Kementerian Luar Negeri Vahd Nabyl, dalam keterangan kepada awak media, Jumat, 25 September 2026.
Aksi walkout tersebut, lanjut Nably, merupakan refleksi posisi Indonesia yang konsisten dalam mendukung kemerdekaan Palestina serta menolak segala bentuk kekerasan dan pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Israel.
"Bersama negara-negara yang sehaluan, Indonesia ingin menyampaikan pesan yang jelas bahwa kekerasan terhadap rakyat Palestina dan pelanggaran hukum internasional tidak dapat dinormalisasi dan harus segera dihentikan," pungkasnya.
Kamis lalu, delegasi dari sejumlah negara beramai-ramai keluar ruangan saat Netanyahu hendak berpidato di Sidang Majelis Umum PBB sesi ke-81. Delegasi Indonesia juga memutuskan untuk berdiri dan keluar dari ruangan.
Aksi semacam itu sudah dilakukan delegasi sejumlah negara terhadap Israel selama dua tahun berturut-turut.
Melihat aksi itu, Netanyahu hanya bisa mencibir kepada delegasi yang memutuskan keluar ruangan. Dalam pidatonya, Netanyahu berseloroh Israel melakukan genosida di Gaza sebagai upaya demi kelangsungan hidupnya sendiri serta kelangsungan hidup seluruh bangsa di dunia.
Baca juga: Delegasi Indonesia Turut Walkout saat Netanyahu Hendak Pidato di PBB