Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan sambutan dalam acara pembukaan Asian Boxing U19 dan U23 2026 di Basket Hall, Senayan, Jakarta, Minggu (5/7/2026). (ANTARA/Aloysius Lewokeda)
Menpora Sebut Asian Boxing Momentum Saling Belajar Perkuat Tinju Asia
Achmad Zulfikar Fazli • 5 July 2026 22:52
Jakarta: Indonesia menjadi tuan rumah dalam ajang Asian Boxing U19 dan U23 pada 2026. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan ajang ini momentum bagi atlet-atlet Indonesia dan negara-negara lain untuk saling belajar agar olahraga tinju Asia semakin kuat.
"Kejuaraan ini lebih dari sekadar sebuah kompetisi. Ini adalah kesempatan untuk saling belajar satu sama lain, saling bertukar pengalaman, dan meningkatkan standar olahraga tinju di seluruh Asia," kata Erick Thohir dalam acara pembukaan Asian Boxing U19 dan U23 di Bakset Hall, Senayan, Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu, 5 Juli 2026.
Dia menjelaskan Indonesia mendapatkan kehormatan besar menyambut 48 delegasi dari 20-an negara Asia dalam kejuaraan tinju kelompok usia untuk putra dan putri yang berlangsung selama 5-16 Juli 2026. Pihaknya merasa gembira dapat menjamu tim tamu, bukan hanya sebagai kompetitor tetapi sebagai saudara yang memiliki hasrat yang sama terhadap olahraga serta komitmen yang sama untuk mempererat persahabatan dan solidaritas di seluruh Asia.
Menpora mengatakan ajang tersebut menjadi momentum bagi para atlet untuk saling belajar dan meningkatkan kemampuan mereka agar ke depan bisa mewakili Asia ke level dunia.
"Dengan saling menantang dan bersaing satu sama lain, maka olahraga tinju akan menjadi lebih kuat bersama-sama sebagai Asia," kata Erick.

Ilustrasi tinju. Dok Instagram @kerjurnastinjusulteng
Menpora menjelaskan Asia telah melahirkan banyak atlet berprestasi dan pencapaian olahraga yang luar biasa. Oleh sebab itu, semua pihak terkait harus bersama-sama terus membidik target yang lebih tinggi.
"Kita ingin melihat lebih banyak lagi atlet Asia berdiri di podium Olimpiade dan memenangkan medali emas di ajang Olimpiade," kata Erick.
Menpora mendorong berbagai pemangku olahraga tinju di Asia terus memperkuat ekosistem olahraga melalui kompetisi yang berkualitas, saling mendukung, dan kolaborasi yang lebih besar.
"Kita telah menyaksikan kemajuan yang luar biasa dalam olahraga Asia selama bertahun-tahun. Namun, kita tahu bahwa masih banyak hal yang harus kita capai," kata Erick.
Presiden Asian Boxing Pichai Chunhavajira, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Ray Zulham Farras Nugraha beserta jajaran sebagai tuan rumah penyelenggara, para atlet dan ofisial dari berbagai negara peserta, turut hadir dalam ajang tersebut.