Ilustrasi rupiah. Foto: Metrotvnews.com/Husen.
Kemudahan Akses Modal Berdayakan Perempuan Pengusaha Ultra Mikro
Rahmatul Fajri • 3 July 2026 16:10
Jakarta: Pembukaan akses permodalan dan peningkatan kapasitas bagi masyarakat prasejahtera mendongkrak kesejahteraan harian serta daya saing perempuan pengusaha ultra mikro. Upaya ini dilakukan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).
"PNM membantu bukan saja dalam hal pembiayaan usaha, tapi juga mendampingi nasabah dalam bentuk pelatihan, literasi keuangan, literasi usaha, dan capacity building,” kata Direktur Utama PNM, Kindaris, dikutip dari Media Indonesia, Jumat, 3 Juli 2026.
Kindaris menegaskan efektivitas pertumbuhan bisnis nasabah bersumber dari model pembiayaan berlapis yang unik dan menyeluruh. Intervensi pembinaan yang konsisten menjadi pembeda utama PNM dengan lembaga keuangan konvensional dalam membangun kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
"Kita ingin memastikan bahwa setiap nasabah mendapatkan kesempatan untuk berkembang, mencapai kemakmuran keluarga, dan akhirnya mampu naik kelas. Hal inilah yang kami sebut sebagai memberikan modal finansial, sosial, dan intelektual," ucap Kindaris.

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memberdayakan masyarakat melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Foto: Dok. Istimewa.
Hingga saat ini, PNM tercatat telah melayani 23,3 juta nasabah dari kelompok subsisten yang sebelumnya terkendala akses keuangan formal. Berdasarkan riset INDEKSTAT, program pendampingan ini sukses mengerek pendapatan bersih rata-rata nasabah sebesar Rp875.738 per bulan, diikuti kenaikan indeks kemampuan pengembangan usaha hingga 28,73 persen.
Dampak positif juga terekam dalam penelitian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) yang mencatat lonjakan angka konsumsi rumah tangga nasional akumulatif hingga Rp7,13 triliun. Riset tersebut sekaligus mengonfirmasi keberhasilan 2,35 juta nasabah ultra mikro yang bertransformasi dan naik kelas ke sektor layanan keuangan formal yang lebih tinggi.