Unik, Sapi Kurban Bernama Hilal di Babel Ngamuk Kabur Pulang ke Rumah Tuannya

Sapi kurban mengamuk di Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. MI

Unik, Sapi Kurban Bernama Hilal di Babel Ngamuk Kabur Pulang ke Rumah Tuannya

Media Indonesia • 28 May 2026 15:29

Bangka: Seekor sapi kurban berwarna putih dilaporkan mengamuk pada saat hendak digiring oleh petugas menuju lokasi penyembelihan, Kamis, 28 Mei 2026. Suasana pemotongan hewan kurban di tengah padatnya kerumunan warga Desa Labu, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, yang semula meriah berubah menjadi tegang dan gaduh.

Kejadian ini bermula ketika sapi tersebut tampak mengalami stres akibat banyaknya warga yang berkerumun untuk menyaksikan sapi jumbo di lokasi pemotongan hewan kurban.

Sekonyong-konyong, hewan kurban bernama Hilal itu memberontak dan mengamuk di tengah kerumunan. Warga yang berada di lokasi sontak panik dan berlarian menyelamatkan diri untuk menghindari sapi yang siap menyeruduk.

Sapi tersebut kemudian melarikan diri masuk ke area perkebunan kelapa sawit milik warga. Puluhan warga yang berusaha mengejar justru kewalahan menghadapi sapi yang agresif. Alih-alih berhasil ditangkap, sapi itu justru berbalik mengejar warga yang berupaya mengepungnya.

Setelah hampir 30 menit bersembunyi di perkebunan, sapi itu justru kembali ke lokasi penyembelihan dan sempat menabrak beberapa sepeda motor yang terparkir hingga mengalami kerusakan, sebelum akhirnya menghilang dan masuk kembali ke dalam hutan.
 


Uniknya, Hilal tidak ditemukan oleh warga di dalam hutan, melainkan berada di halaman rumah pemilik asalnya yang berjarak kurang lebih 100 meter dari lokasi pemotongan.

Kepala Desa Labu, Muslim, membenarkan kejadian unik tersebut. Menurutnya, sapi tersebut kemungkinan besar merasa tertekan karena banyaknya warga yang datang untuk melihat hewan kurban.

"Ya, ada satu sapi yang mengamuk dan lepas. Namanya Hilal, milik warga kami juga. Mungkin karena ramainya kerumunan warga yang ingin melihat sapi bantuan dari Pak Presiden," kata Muslim di Desa Labu, Kamis, 28 Mei 2026.

Muslim menambahkan bahwa setelah melalui pengejaran yang cukup melelahkan, sapi tersebut akhirnya berhasil ditangkap di kediaman pemilik sebelumnya.

"Saat ini sapi itu sudah kami amankan. Karena kondisinya tidak memungkinkan untuk dibawa kembali dalam keadaan hidup, akhirnya diputuskan untuk disembelih di rumah pemiliknya. Setelah itu, dagingnya baru dibawa ke lokasi kurban menggunakan mobil pikap," jelasnya.

Ilustrasi Medcom.id

Sementara itu, Bupati Bangka, Fery Insani, menyampaikan pada tahun ini terdapat dua ekor sapi bantuan Presiden untuk Kabupaten Bangka. Pertama adalah bantuan untuk Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diserahkan oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani, di Lingkungan Nelayan 2, Sungailiat.

"Yang kedua adalah sapi Limosin dengan bobot hampir satu ton. Kami serahkan kepada masyarakat Desa Labu," kata Fery.

Fery berharap daging sapi bantuan Presiden tersebut dapat didistribusikan secara merata kepada warga yang berhak di desa tersebut. Pada perayaan Iduladha tahun ini, Desa Labu menyembelih total 12 ekor sapi.

Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah sapi jenis Limosin bantuan dari Presiden Prabowo Subianto yang memiliki bobot fantastis, yakni hampir mencapai satu ton. Meskipun sempat diwarnai aksi kejar-kejaran, proses pemotongan hewan kurban secara keseluruhan tetap berjalan lancar dan dagingnya segera didistribusikan kepada warga yang berhak.

(Whisnu M)