Zikir Kebangsaan Istiqlal, Menag Ajak Umat Berdoa untuk Keselamatan Bangsa

Suasana gelaran doa keselamatan bangsa, zikir kebangsaan dan haul pendiri NKRI yang diinisiasi Jatma Aswaja menyambut HUT Ke-81 RI di Masjid Istiqlal, Jakarta. Foto: ANTARA/Asep Firmansyah.

Zikir Kebangsaan Istiqlal, Menag Ajak Umat Berdoa untuk Keselamatan Bangsa

Fachri Audhia Hafiez • 10 August 2026 00:52

Jakarta: Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat untuk senantiasa berdoa bagi keselamatan bangsa dan negara di tengah dinamika serta ketidakpastian kondisi global. Pesan ini disampaikan pada acara Zikir Kebangsaan Jatma Aswaja di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

“Untuk senantiasa dan selalu melakukan doa keselamatan bangsa dan seperti setiap tahun yang kita lakukan di masjid ini, untuk mendoakan bangsa dan negara kita. Apalagi saat seperti sekarang ini, kita sangat memerlukan doa berjamaah untuk keselamatan bangsa kita,” ujar Nasaruddin dikutip dari Antara, Minggu, 9 Agustus 2026.
 


Di hadapan ribuan jemaah, Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut juga mengajak masyarakat untuk mensyukuri stabilitas Indonesia yang tetap bertahan kokoh meski di tengah tekanan ekonomi dunia. 

Ia memaparkan bahwa inflasi Indonesia terjaga di kisaran 1-2 persen dengan tingkat pertumbuhan ekonomi mencapai 5,2 persen. Angka yang terbilang positif dibanding sejumlah negara Muslim lainnya.

“Ini data-data internasional, tidak bisa dibantah. Banyak lagi prestasi yang dicapai oleh bangsa kita yang wajib hukumnya untuk kita syukuri,” ucap Nasaruddin.

Nasaruddin menegaskan, ungkapan rasa syukur tidak boleh berhenti sebatas ucapan, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat luas bagi sesama.


Ilustrasi jemaah di Masjid Istiqlal. Foto: Metro TV/Muhammad Iqbal Sidiq.

Atas dasar itulah, ia mendorong transformasi Masjid Istiqlal Jakarta agar tidak sekadar menjadi tempat ibadah, tetapi juga berkembang sebagai pusat pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. Berbagai fasilitas gratis terus disediakan, mulai dari konsumsi, penginapan, kursus bahasa asing, layanan kesehatan, hingga pelatihan keterampilan.

Sekretaris Jenderal PB Jatma Aswaja Helmy Faishal Zaini menyampaikan komitmen organisasinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui penanaman padi dan tebu di lahan seluas 10 ribu hektare.

“Kita harapkan kehadiran Jatma Aswaja memantulkan energi untuk melakukan pemberdayaan, sehingga kita bukan hanya maju secara spiritual, tetapi juga kokoh secara ekonomi dan tentunya kita berdaya menjadi masyarakat yang lebih sejahtera,” ujar Helmy.

(Fachri Audhia Hafiez)