Tentara Israel melakukan latihan simulasi serangan terhadap Iran dengan rudal. Foto: Anadolu
Israel Dilaporkan Lakukan Latihan Simulasi Serangan Iran dengan 2.000 Rudal
Fajar Nugraha • 4 February 2026 20:39
Tel Aviv: Tentara Israel melakukan latihan simulasi serangan Iran yang melibatkan 2.000 rudal yang menargetkan pusat-pusat kota, demikian dilaporkan media Israel pada hari Selasa.
Tentara belum mengomentari laporan surat kabar Maariv “2.000 Rudal ke Israel: Kekhawatiran akan Pembombardiran Intensif Iran terhadap Pusat-Pusat Populasi Israel,” dan juga belum mengeluarkan pernyataan tentang latihan tersebut hingga pukul 16.50 waktu setempat.
“Komando Pertahanan Dalam Negeri melakukan latihan terbesar dalam beberapa waktu terakhir, mensimulasikan perawatan dan penyelamatan korban dari lokasi kehancuran,” kata surat kabar Maariv, dikutip dari Anadolu, Rabu 4 Februari 2026.
Laporan tersebut menyatakan bahwa latihan tersebut “dimulai sekitar pukul 02.00 waktu setempat, di mana semua kerangka pelatihan dan komando Brigade Penyelamat, personel penyelamat sipil, dan para pemimpin Komando Pertahanan Dalam Negeri dilatih. Latihan tersebut mensimulasikan runtuhnya bangunan dan menara serta kehancuran yang meluas.”
“Tentara Israel mengatakan ini adalah latihan paling signifikan yang dilakukan oleh Komando Pertahanan Dalam Negeri sejak ketegangan dengan Iran dimulai, tetapi mencatat bahwa itu adalah latihan yang direncanakan sebelumnya sebagai bagian dari jadwal pelatihan,” tambah pihak Israel.
Israel mengatakan pihaknya ingin pembicaraan AS-Iran mencakup program rudal Iran dan dukungan Iran untuk kelompok-kelompok di kawasan itu, bukan hanya program nuklirnya.
Israel, dengan dukungan AS, melancarkan kampanye militer selama 12 hari terhadap Iran pada Juni lalu. Teheran menanggapi dengan menargetkan area luas di dalam Israel sebelum AS mengumumkan gencatan senjata.