Perry Jamin Proses Pencalonan Deputi Gubernur Tak Ganggu Tugas BI

Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto: Medcom.id

Perry Jamin Proses Pencalonan Deputi Gubernur Tak Ganggu Tugas BI

Naufal Zuhdi • 21 January 2026 22:10

Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan proses pengisian jabatan Deputi Gubernur BI tidak akan memengaruhi pelaksanaan tugas dan kewenangan Bank Indonesia sebagai Bank Sentral sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Bank Indonesia.
 
Diketahui, saat ini proses pencalonan Deputi Gubernur tersebut dilakukan sehubungan dengan pengunduran diri Juda Agung sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, dengan surat pengunduran diri yang disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dengan tembusan kepada Ketua DPR RI dan Gubernur BI.
 
"Untuk proses pengisian jabatan sebagai pengganti Bapak Juda Agung tersebut, sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Bank Indonesia, termasuk memperhatikan persyaratan anggota Dewan Gubernur, saya sebagai Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 14 Januari 2026 menyampaikan kepada Bapak Presiden rekomendasi usulan tiga calon Deputi Gubernur, yaitu Bapak Thomas Djiwandono, Bapak Dicky Kartikoyono, dan Bapak Solikin M. Juhro," ucap Perry di acara Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan Bulan Januari 2026 yang digelar secara daring, Rabu, 21 Januari 2026.
 
Presiden, sambung Perry, telah menyampaikan usulan tiga orang calon Deputi Gubernur tersebut kepada Dewan Perwakilan Rakyat guna mendapat persetujuan sebagaimana ketentuan dan proses pengaturan dalam undang-undang.
 
"Kita tentu saja serahkan sepenuhnya kepada DPR untuk memberikan persetujuan terhadap salah satu dari tiga orang calon Deputi Gubernur tersebut," ucap dia.
 

Baca juga: Simak Jadwal Lengkap Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI


(Ilustrasi Bank Indonesia. Foto: MI/Ramdani)
 

Keputusan kebijakan di BI dipastikan profesional

 
Perry menambahkan, pengambilan keputusan di Bank Indonesia dilakukan oleh Dewan Gubernur secara kolektif kolegial. Rekomendasi keputusan dirumuskan dan direkomendasikan melalui komite-komite yang ada.
 
"Proses pengambilan keputusan kebijakan di Bank Indonesia tetap kami pastikan dilakukan secara profesional dengan tata kelola yang kuat. Tentu saja bersinergi erat dengan kebijakan pemerintah untuk bersama menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tegas Perry.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)