Di WEF 2026, Presiden Prabowo: IMF Nilai Indonesia Titik Terang Dunia

Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di WEF 2026, Davos. Foto: dok YouTube Setkab.

Di WEF 2026, Presiden Prabowo: IMF Nilai Indonesia Titik Terang Dunia

Ade Hapsari Lestarini • 22 January 2026 22:47

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengaku optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global. Hal ini menyusul pujian Dana Moneter Internasional (IMF) yang menyebut Indonesia sebagai titik terang ekonomi dunia.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis waktu setempat. Menurut Prabowo, pengakuan IMF tersebut didasarkan pada kinerja ekonomi Indonesia yang tumbuh konsisten.

"IMF baru-baru ini menggambarkan Indonesia sebagai titik terang global dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di tengah lingkungan eksternal yang penuh tantangan," ujar Prabowo, dilansir Antara, Kamis, 22 Januari 2026 malam.

Presiden memaparkan, selama satu dekade terakhir perekonomian Indonesia tumbuh di atas lima persen setiap tahun. Ia pun optimistis laju pertumbuhan tersebut akan meningkat di tahun ini.


Logo IMF. Foto: dok ICIR Nigeria.
 

 

Indikator makroekonomi Indonesia tetap terjaga


Selain pertumbuhan ekonomi yang stabil, Prabowo menekankan indikator makroekonomi Indonesia tetap terjaga. Tingkat inflasi berada di kisaran dua persen. Sementara, defisit anggaran pemerintah terjaga di bawah riga persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Menurut Presiden, kredibilitas ekonomi Indonesia juga tercermin dari disiplin fiskal dan komitmen pembayaran utang yang konsisten. Indonesia juga dinilai tidak pernah mengalami gagal bayar kewajiban utang.

"Lembaga-lembaga internasional tidak memuji kami karena optimisme tanpa dasar. Mereka melakukannya karena bukti. Mereka mengakui bahwa ekonomi Indonesia tangguh," kata Presiden.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan ketahanan ekonomi Indonesia merupakan hasil dari kebijakan yang dirancang secara hati-hati dan berbasis bukti.

Oleh karena itu, pemerintah optimistis Indonesia tidak hanya mampu bertahan di tengah gejolak global, tetapi juga memanfaatkan momentum untuk mempercepat pertumbuhan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)