India menjadi tuan rumah untuk pertemuan BRICS tahun ini. Foto: Anadolu
Menlu BRICS Kumpul di India saat Xi Jinping dan Trump Lakukan Pertemuan
Fajar Nugraha • 14 May 2026 15:43
New Delhi: Para menteri luar negeri dari blok BRICS mengadakan pertemuan di New Delhi, India pada 14 Mei 2026.
Seperti dilansir dari Anadolu, Kamis, pertemuan ini berlangsung di tengah situasi perang yang melibatkan Iran, yang merupakan salah satu anggota kelompok tersebut, dengan pihak Amerika Serikat dan Israel.
Dalam pertemuan selama dua hari ini, Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar bertindak sebagai tuan rumah bagi rekan-rekannya dari blok yang kini beranggotakan 11 negara tersebut.
Kelompok yang awalnya dibentuk pada 2009-2010 oleh Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan ini telah berkembang dengan bergabungnya Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Ethiopia, Indonesia, dan Iran dalam beberapa tahun terakhir.
Otoritas terkait menyatakan bahwa para menteri luar negeri dan kepala delegasi dari negara anggota serta mitra BRICS hadir dalam pertemuan ini. Agenda utama pertemuan tersebut adalah untuk bertukar pandangan mengenai berbagai isu global dan regional yang menjadi kepentingan bersama.
Meskipun India menjabat sebagai ketua blok saat ini, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dilaporkan tidak hadir karena Beijing tengah menjadi tuan rumah bagi kunjungan Presiden AS Donald Trump untuk bertemu dengan Presiden Xi Jinping.
Pertemuan di New Delhi ini tetap menjadi sorotan lantaran bertepatan dengan masa gencatan senjata dalam perang AS-Israel melawan Iran yang pecah sejak 28 Februari lalu.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dipastikan hadir dalam pertemuan di India tersebut. Rangkaian agenda para diplomat senior BRICS ini juga mencakup pertemuan bersama dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Pada Jumat, para menteri luar negeri BRICS dijadwalkan kembali mengadakan pertemuan yang akan ditutup dengan perilisan pernyataan bersama.
Blok ini memiliki visi untuk menciptakan mekanisme keuangan alternatif, menekan ketergantungan terhadap dolar AS, serta meningkatkan representasi negara-negara Global South di lembaga internasional guna menantang struktur tata kelola yang didominasi Barat.
Keketuaan India di BRICS tahun 2026 mengusung tema Membangun Ketahanan, Inovasi, Kerja Sama, dan Keberlanjutan. Secara kolektif, negara-negara anggota BRICS merepresentasikan lebih dari 40 persen populasi dunia dan menyumbang lebih dari 32 persen Produk Domestik Bruto (PDB) global.
(Kelvin Yurcel)