Pemerintah Maksimalkan Bantuan Udara ke Wilayah Terisolasi Bencana Aceh

Pendistribusian bantuan logistik ke wilayah terdampak bencana di Aceh.

Pemerintah Maksimalkan Bantuan Udara ke Wilayah Terisolasi Bencana Aceh

Fajri Fatmawati • 4 January 2026 19:11

Banda Aceh: Distribusi bantuan logistik bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh terus dimaksimalkan melalui jalur udara. Langkah ini dilakukan karena masih terdapat sejumlah wilayah terisolasi yang belum dapat diakses secara optimal lewat jalur darat. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh yang juga Ketua Pos Komando Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, M. Nasir, mengatakan pendistribusian bantuan dilakukan berdasarkan titik koordinat desa terisolasi di setiap kecamatan terdampak. Hingga Sabtu, 3 Januari 2026, bantuan udara telah menjangkau 52 kecamatan di 10 kabupaten/kota.

“Berdasarkan laporan yang diterima Posko hari ini, distribusi logistik via udara telah dilakukan ke 52 kecamatan. Distribusi tersebut disesuaikan dengan titik koordinat desa yang berada dalam masing-masing kecamatan. Dan hari ini distribusi masih terus dilakukan sesuai titik koordinat yang telah terdata,” kata M. Nasir, Minggu, 4 Januari 2026.


Pendistribusian bantuan logistik ke wilayah terdampak bencana di Aceh.
 

M. Nasir menjelaskan bantuan logistik yang dikirim melalui jalur udara pada Sabtu mencakup wilayah Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Nagan Raya, Aceh Barat, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah.

“Pengiriman bantuan via udara difokuskan ke gampong-gampong yang masih terisolasi akibat terputusnya akses darat,” ujar Nasir.

Distribusi Dipastikan Tepat Sasaran

Pemerintah Aceh mengimbau pemerintah kabupaten/kota untuk segera melaporkan titik koordinat wilayah yang belum dapat diakses secara maksimal agar penyaluran logistik lebih tepat sasaran. Nasir menegaskan pemerintah berkomitmen memaksimalkan distribusi bantuan ke seluruh wilayah terdampak, baik yang masih terisolasi maupun yang akses daratnya sudah kembali terbuka.

“Di saat yang sama, pemerintah masih terus berupaya membuka kembali akses darat agar arus bantuan dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat segera pulih,” jelas Nasir.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)