Korban Tewas Operasi Militer AS di Venezuela Jadi 80 Orang

AS melancarkan operasi militer ke Caracas, Venezuela pada Sabtu, 3 Januari 2026. (Anadolu Agency)

Korban Tewas Operasi Militer AS di Venezuela Jadi 80 Orang

Willy Haryono • 5 January 2026 06:41

New York: Jumlah korban tewas akibat operasi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela pada Sabtu pekan kemarin bertambah menjadi 80 orang, menurut laporan kantor berita The New York Times pada Minggu, 4 Januari 2026.

Mengutip seorang pejabat senior Venezuela, media tersebut menyebutkan bahwa angka korban tewas masih berpotensi bertambah.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino mengatakan bahwa sebagian besar tim pengamanan Presiden Venezuela Nicolas Maduro tewas dalam operasi militer AS tersebut. Namun, ia tidak merinci jumlah korban secara pasti.

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa aksi militer AS di Venezuela berujung pada penangkapan Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Trump juga berencana 'mengelola' Venezuela untuk sementara waktu, termasuk dengan mengerahkan pasukan AS jika diperlukan.

Maduro dan Flores mendarat di New York pada Sabtu malam dan kini ditahan di Metropolitan Detention Center. Keduanya menghadapi dakwaan federal di Amerika Serikat terkait perdagangan narkoba serta dugaan kerja sama dengan kelompok kriminal yang ditetapkan sebagai organisasi teroris.

Maduro membantah seluruh tuduhan tersebut. Sejumlah pejabat di ibu kota Venezuela, Caracas, menyerukan pembebasan pasangan tersebut.

Baca juga:  Trump Ancam Serangan Lanjutan ke Venezuela usai Penangkapan Maduro

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)