Ilustrasi. (Medcom.id)
Makin Tak Terkendali, Harga Cabai di Tasikmalaya Rp110 per Kg
Media Indonesia • 7 November 2023 18:26
Tasikmalaya: Harga cabai merah terus merangkak di setiap daerah di Tasikmalaya, Jawa Barat, lantaran produksi menurun terdampak kemarau. Harga cabai yang semula dijual Rp35 ribu per kilogram (kg), naik drastis hingga Rp110 ribu per kilogram.
Seorang pembeli cabai merah, Nunung, 55, mengatakan, harga cabai merah di pasaran sekarang masih mengalami kenaikan karena dampak musim kemarau dan hasil produksi para petani juga menurun.
Kenaikan tersebut, terjadi pada cabai merah besar dijual seharga Rp52 ribu, cabai merah Rp85 ribu, cabai rawit biasa Rp50 ribu, cabai kriting Rp90 ribu, cabai hijau Rp65 ribu, dan cabai rawit merah atau cabai domba Rp110 per kg.
"Cabai merah setiap hari naik Rp5.000 lantaran hasil produksi menurun setelah banyak lahan cabai berada di berbagai daerah termasuk Tasikmalaya sudah kekeringan. Akan tetapi, sekarang cabai merah ke sejumlah pasar berkurang dan banyak para pembeli mengeluhkan kenaikannya," katanya, Selasa, 7 November 2023.
Sementara itu, pedagang cabai merah, Doni, mengatakan, kenaikan harga cabai merah segar di setiap pedagang membuat konsumen memilih cabai busuk. Sebab harganya hanya Rp25 ribu per kg dengan rasa yang sama pedas.
"Kenaikan cabai merah yang terjadi sekarang tidak ada solusi terutama pemerintah daerah untuk menstabilkan kebutuhan harga berada di pasaran," ujarnya.
Sementara, pemilik lahan cabai rawit, Kurnia, 50, warga Kampung Sukaraja, Kecamatan Rajapolah mengatakan, kekeringan yang terjadi selama ini telah membuat lahan cabai rawit seluas 500 bata yang ditanam dipastikan hasilnya akan menurun secara drastis. Karena, musim kemarau yang terjadi telah membuat lahannya tidak bisa dialiri air dan semuanya terbelah.
"Petani cabai merah setiap daerah semuanya mengalami kerugian besar dan hasil produksi menurun, gak sampai menutup modal untuk mengolah lahan, bibit, pupuk, bayar pegawai. Ini terjadi karena tidak ada suplai air selama empat bulan terakhir," pungkasnya.