Pengasapan aktif dilakukan Dinas Kesehatan Kota Batam karena meningkatnya kasus DBD. Media Indonesia/ Hendri Kremer.
Kasus DBD di Batam Naik 122 Persen, 14 Korban Meninggal
Media Indonesia • 3 January 2025 19:33
Batam: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam melaporkan peningkatan signifikan kasus demam berdarah dengue (DBD) sebesar 122 persen sepanjang tahun 2024. Data menunjukkan terdapat 871 kasus dengan 14 korban meninggal, meningkat drastis dari 392 kasus pada tahun 2023.
Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan kasus DBD tahun ini menjadi perhatian serius pemerintah.
"Meski angka ini masih di bawah tahun 2022 yang mencapai 902 kasus, tetapi peningkatan kasus dan jumlah kematian mengkhawatirkan," kata Didi di Batam, Jumat, 3 Januari 2025.
| Baca: Waspada, Kasus DBD Berpotensi Melonjak Awal 2025
|
Merespons situasi ini, Pemerintah Kota Batam telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 23 Tahun 2024 tentang Kewaspadaan Dini Peningkatan Kasus DBD. "Kami juga menerapkan program preventif seperti jumantik rumah, jumantik perkantoran, dan pengawasan intensif di tempat-tempat umum," ujarnya.
Dinkes menggalakkan gerakan 3M Plus (menguras, menutup, mengubur) dan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J). "Setiap rumah tangga wajib memiliki satu juru pemantau jentik. Ini penting untuk memastikan tidak ada tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebab DBD," jelasnya.
Pemerintah kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama selama musim hujan yang menjadi waktu rawan penyebaran DBD. Pencegahan DBD membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Hendri Kremer/HK.