Kekurangan Dana, WFP Pangkas Bantuan Pangan untuk 500 Ribu Warga Gaza

Logo WFP terlihat di salah satu lokasi di Jalur Gaza. (Anadolu Agency)

Kekurangan Dana, WFP Pangkas Bantuan Pangan untuk 500 Ribu Warga Gaza

Willy Haryono • 19 October 2026 15:54

Gaza: Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (WFP) mengumumkan pemangkasan bantuan pangan di Jalur Gaza sekitar sepertiga dari jumlah normal akibat kekurangan dana.

Mengutip dari Anadolu, Senin, 19 Oktober 2026, kebijakan ini akan menyebabkan sekitar 500.000 warga Gaza kehilangan akses terhadap bantuan pangan di tengah mendekatnya musim dingin.

Dalam pernyataannya, WFP mengatakan kini hanya dapat membantu 1,1 juta warga rentan di Gaza, turun dari 1,6 juta orang pada bulan sebelumnya. Jumlah jatah pangan yang diberikan kepada penerima bantuan juga dipangkas hingga setengahnya.

Keluarga penerima bantuan kini hanya memperoleh satu paket pangan, dari sebelumnya dua paket, serta kantong tepung terigu dengan jumlah lebih sedikit.

Jumlah makanan siap santap yang disediakan setiap hari juga berkurang dari 250.000 menjadi 150.000 porsi. Sementara itu, keluarga di wilayah yang sulit dijangkau, termasuk daerah dekat “garis kuning” yang dikendalikan militer Israel, kini menerima makanan setiap dua hari sekali, bukan setiap hari.

WFP juga mengurangi nilai bantuan tunai bagi 75.000 keluarga.

Menurut WFP, sekitar 1,4 juta orang atau 67 persen penduduk Gaza menghadapi kerawanan pangan tingkat krisis atau lebih buruk. Dari jumlah tersebut, sekitar 200.000 orang mengalami kondisi darurat yang membutuhkan bantuan pangan segera untuk mencegah kematian akibat kelaparan.

Kondisi anak-anak juga memprihatinkan. Hanya satu dari lima anak yang mengonsumsi makanan dengan keragaman gizi yang memadai. Sementara itu, tingkat pengangguran melampaui 80 persen, membuat banyak keluarga tidak mampu membeli makanan bergizi.

WFP memperingatkan bahwa perbaikan terbatas dalam ketahanan pangan sejak gencatan senjata pada Oktober 2025 masih “rapuh” dan dapat dengan cepat berbalik memburuk jika bantuan kemanusiaan kembali dikurangi.

Kekurangan dana juga memaksa WFP memangkas bantuan di Tepi Barat yang diduduki Israel hingga setengahnya, dari 400.000 menjadi 200.000 orang penerima.

WFP menyatakan membutuhkan dana sebesar US$450 juta untuk mempertahankan operasi penting di Gaza dan Tepi Barat selama enam bulan ke depan, hingga Maret 2027.

Baca juga: Krisis Pangan di Jalur Gaza Memburuk, Butuh 450 Ton Tepung per Hari

(Willy Haryono)