Proses evakuasi jasad korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. (Foto: Antara)
Manajemen Pastikan Evakuasi Korban KM Virgo Prioritas Sebelum Salvage
Lukman Diah Sari • 20 October 2026 19:32
Banjarmasin: Upaya evakuasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa masih diupayakan. Evakuasi penumpang menjadi prioritas utama sebelum operasi salvage atau pengangkatan bangkai kapal ke permukaan dilakukan.
“Kami mengutamakan sisi kemanusiaan terlebih dahulu sehingga diupayakan jenazah bisa ditemukan sebelum salvage dilakukan,” kata Juru Bicara PT Virgo Karya Shipping, Simson Rihi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa, 20 Oktober 2026, melansir Antara.
Pemetaan awal tersebut telah berjalan selama lima hari terakhir. Langkah selanjutnya adalah oil recovery (pemulihan minyak), yakni menguras limbah bahan bakar dari dalam bangkai kapal agar tidak mencemari ekosistem laut.
"Dari tahapan ini kita upayakan SAR salvage dengan mencari sisa korban yang mungkin masih terjebak di dalam kapal," jelasnya.

Juru Bicara PT Virgo Karya Shipping, Simson Rihi saat audiensi dengan para keluarga korban di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selasa (20/10/2026). ANTARA/Firman.
Setelah seluruh area disisir dan dipastikan tidak ada lagi jenazah yang tertinggal, operasi salvage secara penuh baru akan dilaksanakan oleh perusahaan yang ditunjuk pihak asuransi.
“Operasi salvage ini jika lancar prosesnya bisa sampai 30 hari tergantung kondisi arus perairan dan cuaca,” ujar dia.
Hingga kini masih ada 53 korban Kapal Virgo yang belum ditemukan sejak kapal tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026 lalu. Sementara 190 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 82 orang meninggal dunia dari total 243 penumpang dan awak Kapal Virgo yang berlayar dari Surabaya tujuan Banjarmasin.